Arsitek Jogja : Mengapa Memilih Desain Minimalis


Rumah tanpa kekacauan? Tidak Mungkin!

Mungkin kata-kata diatas terlalu hiperbolik. Yang saya maksud kekacauan disini adalah berantakan. Sulit membayangkan rumah yang bisa selalu tampil bersih, apalagi bila kita mempunyai anak yang sedang senang-senangnya bermain. Atau aktivitas kita yang memaksa kita kehabisan waktu untuk merapikan rumah.

Saat kita didalam rumah, kita melihat sofa, almari, rak TV, meja, dan sebagainya. Barang-barang tersebut dapat menjadi gangguan visual yang dapat mengakibatkan stress. Bahkan mungkin kita tidak perlu untuk melihat semua ruangan. Meja kerja yang berantakan sudah cukup untuk membuat kita stress. Hal ini tidak bisa dihindarkan, kecuali kita memang mempunyai disiplin ketat untuk merapikannya. Namun saya rasa cukup sulit bagi sebagian besar orang secara alamiah, apalagi di jaman modern seperti saat ini.

Mungkin, filosofi desain “less is more” memang cocok untuk desain rumah di jaman ini…

Less is more dapat kita tuangkan dalam istilah yang lebih mudah yaitu minimalis. Jadi, apakah konsep desain minimalis perlu kita terapkan? Kira-kira apa alas an yang cukup logis bagi kita untuk menggunakan konsep minimalis ini?

  1. Lebih mudah dibersihkan.

Bila rumah anda tidak mempunyai banyak ornamen, waktu yang kita butuhkan untuk membersihkan jelas menjadi lebih singkat. Bayangkan apabila bagian fisik rumah kita mempunyai ornament-ornamen rumit, ditambah bentuk furniture yang terlalu “njelimet”, waktu kita bisa habis untuk membersihkan rumah. Sedangkan debu dan kotoran lebih mudah menempel pada lekuk-lekuk ornament maupun furniture.

Dengan model dan gaya minimalis, anda tidak perlu susah-susah membersihkan bagian-bagian yang disukai debu untuk hinggap.

2. Bebas Stress.

Waktu pulang kerja, adalah waktu yang tepat ketika butuh suasana segar, bukan kekacauan. Terkadang, gangguan visual dapat menyebabkan insomnia. Terlebih apabila memang kita sedang penat ditambah suasana ruangan yang kacau. Bayangkan jika hal tersebut terjadi bertahun-tahun selama anda menempati rumah anda. Yang lebih parah lagi, akan dapat mengakibatkan pertengkaran-pertengkaran dalam keluarga.

Dengan bentuk-bentuk dan tatanan yang simple, suasanana itu dapat mengurangi kepenatan, sehingga anda dapat terhindar dari stress berkepanjangan. Suasana simple terbukti dapat menurunkan tingkat stress seseorang, karena indra visual memegang peranan penting dalam otak manusia.

3.Menarik

Minimalis tidak berarti kosong. Minimalis berarti mengurangi elemen-elemen yang tidak berguna, dan hanya menyisakan yang benar-benar efektif digunakan. Desain minimalis tidak berarti mudah untuk diterapkan. Anda harus dapat sense of minimalism-nya terlebih dahulu.

Minimalis perlu ditata, diatur, didesain secara mendalam. Mendesain dengan sedikit ornament atau perabot, tidak kalah tantangannya daripada desain klasik, mungkin justru lebih susah. Untuk itulah diperlukan referensi-referensi atau masuk-masukan dari orang yang lebih ahli.

Desain minimalis sangat menarik untuk diaplikasikan. Ini terbukti dengan semakin banyaknya orang-orang menggunakan gaya desain ini, meskipun banyak yang salah kaprah dalam memahaminya. Namun, itulah yang menarik bukan?

4. Kekinian

Desain minimalis saat ini sudah menjadi tren. Hal ini disebabkan rutinitas keseharian yang semakin padat, sehingga membutuhkan rumah yang mudah dalam perawatan dan dapat memberikan suasana segar untuk melepas penat sehabis kerja.

Dengan banyaknya desain minimalis yang bagus, membuat orang semakin ingin membuat rumah dengan konsep minimalis. Contoh desain minimalis banyak didapat dari media seperti internet maupun media cetak dan elektronik. Desain-desain tersebut tentu dirancang secara serius, dengan mempertimbangkan estetika, fungsi dan yang paling penting biaya.

Anda menginginkan rumah dengan desain minimalis? Bisa kami bantu, siahkan menghubungi kami untuk keterangan lebih lanjut… J

Dari berbagai sumber

Iklan