Bincang singkat dengan Kenny G


Posted on 05 November 2010 by Thomas Anggoro

Cuplikan dari konferensi pers dan wawancara seputar “Kenny G: Indonesia Tour”, 4 November 2010

Sehari menjelang konser tunggal bertajuk “Indonesia Tour” 5 Oktober 2010, Kenneth Bruce Gorelick alias Kenny G – saksofonis pemenang Grammy yang total penjualan albumnya lebih dari 75 juta kopi – menggelar konferensi pers di Mutiara Room 2, Hotel Ritz-Carlton, Kuningan Jakarta. Pemain saksofon dengan ciri khas rambut kriwil tergerai itu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan secara santai dan ramah, ia berbicara soal musiknya hingga golf dan kelakar tentang produk perawatan rambut. Selepas pertanyaan tuntas terjawab, Kenny sempat menunjukkan kebolehannya bermain saksofon alto.

Usai konferensi pers, WartaJazz mendapat kesempatan wawancara dengan Kenny G. Waktu yang diberikan cukup singkat, kurang dari sepuluh menit. Inilah kutipannya:

Kenny GKenny G

WartaJazz (WJ): Sekarang semua orang di ruangan ini jadi tahu, bahwa Kenny G adalah pemain golf. Menurut kamu, apakah ada hubungannya antara golf dengan jazz?
Kenny G: Ada, keduanya butuh skill, butuh latihan. Mustahil kamu bisa main golf atau main instrumen dengan baik tanpa latihan juga tanpa skill yang cukup. Maka dari itu kamu harus terus berlatih.

WJ: Satu hal penting, kesamaan dari golf dan jazz, dua-duanya butuh yang namanya “swing”. Betul nggak?
Kenny G: Hei, itu betul! Poin yang bagus sekali. Hahaha..

WJ: Apakah kamu menganggap bahwa kamu adalah seorang musisi jazz?
Kenny G: Well, saya nggak tahu, mungkin…  Saya berimprovisasi, saya latihan, itu adalah segalanya tentang jazz, disebut jazz ketika kamu melakukan dengan caramu sendiri.

WJ: Dalam sehari, berapa lama kamu berlatih saksofon?
Kenny G: Saya rutin latihan 3 jam tiap hari, kalau sedang di rumah. Kalau pas konser atau dalam perjalanan, saya tidak latihan, soalnya nggak mungkin saya latihan, misalnya, di hotel atau di pesawat. Pasti banyak yang protes. Hahaha..

WJ: Menurut kamu, musisi jazz yang baik itu seperti apa?
Kenny G: Musisi jazz yang baik? Hmmm… seseorang yang punya ciri khas, punya sound tersendiri, punya gaya unik yang membedakan dirinya dengan musisi lain. Itu artinya dia berusaha inovatif, bukan sekedar meniru orang lain.

WJ: Dulu sempat ramai di forum-forum internet, waktu seorang musisi (Pat Metheny) lumayan keras mengkritik musik kamu. Dia bilang musik bikinanmu itu sama sekali bukan jazz.
Kenny G: Ya, saya tahu soal itu. Tapi itu kan dulu..

WJ: Bagaimana kamu menanggapi hal tersebut?
Kenny G: Menanggapi? Ah, saya bahkan tak ambil pusing, saya nggak peduli. Itu ibarat orang memakai baju. Kalau saya suka dengan pakaian tertentu, misalkan pakaian saya sekarang ini (sambil menunjukkan setelan jas dan celana jins hitam yang ia pakai), kalau saya senang dan nyaman memakainya, so what? I don’t care. Hehehe..

 

Sumber : Copy Paste dari Wartajazz.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s