Desain Interior Jogja : Waroeng BNI (Yogyakarta)


Pada sekitar bulan november tahun 2012 saya dihubungi teman saya pemilik studio Equator, untuk membantu pembuatan interior Waroeng BNI. Lokasi dari bangunan ini yaitu di Lembah UGM. Perencanaan bangunan dipegang oleh studio Equator. Namun karena satu dan berbagai hal, untuk desain interiornya diserahkan kepada saya.

Saya dibantu oleh rekan saya yaitu Rainard Arditya Buana (kebetulan temen kuliah s2), membantu merumuskan dan menggambarkan desain interior dari bangunan Waroeng BNI ini. Namun karena pelaksanaan bangunan sudah berjalan, dan si arsitek sedang tidak ada di Yogyakarta, desain merembet pada desain landscape sekitar bangunan.

Konsep utama dari bangunan ini adalah Natural. Pada tiap bagian bangunan harus ada tanaman yang rimbun, dari berbagai jenis. Untuk bagian depan (pintu masuk), dibuatkan semacam rumah pohon sebagai “welcome sign“. Dapat dilihat pada gambar desain dibawah ini.

cam 6a copy

Setelah melewati “welcome sign”, area yang berdekatan adalah area untuk menikmati masakan dengan konsep terbuka. Konsep ini diwujudkan dengan dibuatkannya plaza (yang juga dapat digunakan sebagai arena pertunjukan), lengkap dengan spot-spot meja kursi payung yang tersebar pada area ini. Pohon-pohon eksisting tidak ada yang ditebang, sehingga penempatan meja kursi payung menyesuaikan dari keberadaan/letak pohon ekssiting. Seperti yang dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

9a copy

Kemudian untuk area masuk bangunan, terdapat dari berbagai arah karena konsep bangunan adalah terbuka. Gambar dibawah adalah salah satu spot dari area yang berada di bawah tangga yang menuju ke lantai 2. Tiap-tiap area menggunakan karakter yang berbeda, ditunjukkan dengan perbedaan jenis meja kursi.

8a copy

Sedangkan untuk area yang paling luas di lantai 1, menggunakan meja kursi kayu dengan finishing natural. Unsur tanaman juga tetap menjadi point utama pada area ini, seperti terlihat pada gambar desain dibawah ini.

cam 1 copy cam 3 copy10 copy

Sedangkan untuk lantai 2, terdapat dua area yang berbeda. Pada area pintu masuk (yang dapat diakses secara langsung dari halaman parkir atas) menggunakan bahan-bahan kayu pada furniture dan pelapis dinding. Kursi panjang menggunakan bahan rotan, dan lantai ruangan berupa papan-papan kayu.

cam 2a copy

Sedangkan untuk area yang berada pada tangga ke lantai 1, menggunakan sofa single seat. Area ini dikhususkan untuk pengunjung yang membutuhkan privasi untuk dua orang saja.

5a copy

Desain ini kami ajukan, namun karena terkendala masalah kesepakatan biaya, tidak kami lanjutkan sampai akhir. Dari pihak perencana pertama, sepertinya mempunyai rencana desain tersendiri sehingga mungkin pada pelaksanaannya tidak sesuai dengan desain interior yang kami buat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s