Resensi Buku : Agatha Christie : Pembunuh Di Balik Kabut – Why Didn’t They Ask Evans


Sudah lama saya tidak membaca buku bergenre misteri. Beberapa waktu yang lalu saya mencoba untuk menghidupkan kembali kebiasaan membaca saya. Rasanya sudah cukup lama sejak saya fokus mengembangkan studio saya jadi jarang membaca buku.

Buku ini karangan Agatha Christie, sang maestro cerita detektif. Saya mungkin salah satu penggemar cerita detektif. Selain Agatha Christie, sejak dari SMP saya sudah membaca novel Alfred Hitchcock bersama Trio Detektif. Dari novel-novel Trio Detektif itulah saya mulai membaca Karya Enid Blyton bersama Lima Sekawan. Menjelang kuliah, saya mulai membaca Sir Arthur Conan Doyle yang menjadi inspirator dari komik jepang Detective Conan yang sangat booming sampai saat ini.

Agatha Christie mempunyai banyak tokoh utama dalam novel-novelnya. Dalam buku ini, tokoh yang menjadi pemeran utama adalah Booby, seorang anak pendeta yang tidak sengaja mengalami kejadian yang tidak biasa-menemukan dan menemani orang yang menjemput ajal karena terjatuh dari tebing.

Dari pengalaman itu, muncul beberapa kejadian aneh. Secara tiba-tiba, Bobby mendapat panggilan kerja dari tempat yang jauh dan dengan gaji fantastis. Setelah menolak panggilan kerja tersebut karena sudah berjanji untuk membuka usaha bersama temannya, Bobby sempat hampir mati karena ada orang yang menaruh obat bius dalam dosis berlebih dalam bir yang diminumnya. 

Kejadian aneh yang beruntun itu belum membuat Bobby sadar tentang adanya keterkaitan antara kejadian satu dengan kejadian lainnya sampai dia bertemu teman wanitanya yang seorang bangsawan bernama Franky (nama panggilan). Dari pertemuan itu mereka akhirnya berniat untuk menyelidiki kaitan antar kejadian yang dialami. 

Penyelidikan mereka membawa mereka berpetualang dengan berbagai cara. Dengan berpura-pura kecelakaan, menyamar, menyelinap ke rumah orang, sampai dikurung dalam sebuah bangunan tua. Orang-orang baru pun masuk dalam kehidupan mereka. Mereka sempat terkecoh oleh tingkah laku beberapa orang tersebut.

Melewati beberapa rintangan tidak membuat mereka berdua surut dalam penyelidikan. Bahkan ancaman kematian pun mereka alami. Namun keberuntungan masih berpihak pada mereka. Dan ternyata apa yang mereka telusuri membawa mereka ke akhir yang tidak terduga…

Iklan