Arsitek Jogja : Mr. Yoga Residence – (Umbulharjo Yogyakarta)


7 copy

Bapak Yoga Purwono adalah klien saya berikut yang saya kenal dari Mas Daniel (klien saya sebelumnya). Beliau menghubungi saya dan tim karena ingin membuat desain kediaman beliau yang baru. Setelah beberapa kali komunikasi, saya dan tim mendapatkan data-data berupa kondisi lahan (bentuk, ukuran, kontur, lahan di sekitar, vegetasi, dan kegiatan eksisting). Kemudian juga Pak Yoga menyampaikan data kebutuhan ruang dan aktivitas.

Dari beberapa data tersebut, saya dan tim mencoba untuk membuat draft denah rumah sesuai kebutuhan Pak Yoga. Berikut adalah denah rumah beliau :

Denah Blog 1a

Kebutuhan ruang yang dikehendaki Pak Yoga pada lantai 1 yaitu kamar tidur utama yang saya letakkan pada bagian belakang (untuk kebutuhan privasi) jauh dari kebisingan jalan. Dalam kamar tidur dilengkapi kamar mandi dalam dan walkin closet. Ruang tamu di bagian depan rumah menjadi satu area dengan ruang keluarga tanpa batasan visual hingga ke belakang yaitu ruang makan dan langsung berbatasan dengan teras halaman belakang. Di sebelah barat ruang keluarga saya letakkan taman samping untuk mensplai cahaya dan udara selain untuk estetika secara visual. Carport didesain untuk memuat dua mobil yang berurutan depan belakang, dilengkapi dengan garasi yang muat untuk satu mobil. Pada bagian timur rumah ini terdapat kamar tidur tamu, bersebelahan dengan kamar mandi dan dapur. Di area belakang dapur ini terdapat kamar mandi dan ruang tidur pembantu.

Denah Blog 2a

Pada lantai dua, Pak Yoga menginginkan ada tiga kamar tidur untuk putra putri beliau. Kemudian pada bagian barat terdapat studio. Pada bagian tengah ruang ini saya buat menjadi void untuk memberikan kesan lapang pada ruang keluarga yang berada di bawahnya, juga agar aliran udara bisa semakin lancar. Selain itu void dapat menghemat luasan lantai berupa pelat lantai. Ruang cuci dan jemur saya letakkan pada bagian belakang timur, diatas kamar mandi dan ruang tidur pembantu.

8 copy

Secara garis besar Pak Yoga menginginkan rumah yang benar-benar modern. Lokasi yang berada di pinggir jalan besar (sebelah utara XT Square) menjadi poin penting dalam menentukan bentuk fasad. Rumah ini menjadi pemecah konsentrasi diantara deretan ruko dan bangunan komersial sepanjang jalan. Saya mencoba menerapkan arsitektur modern dengan menambahkan beberapa elemen alam seperti batu alam dan kayu. Pada teras depan saya menggunakan pintu dengan bentuk modern tetapi dengan bahan dan finishing tekstur kayu. Sedangkan pada daun jendela menggunakan finishing duco. Kemudian dikombinasi dengan lapisanbatu alam andesit pipih panjang pada dinding sebelahnya.

Kolom atau tiang atap dak teras saya kamuflasekan dengan semacam dinding yang dilapisi dengan batu palimanan kuning yang ditempel secara mozaik. Untuk menuju ketinggian lantai teras, saya buat tiga trap yang dilengkapi dengan hidden light. Penutup lantai granit pada teras saya desain dengan warna yang kontras, yang berbeda dengan warna trap yang cerah.

Pada area garasi, pintu garasi saya desain dengan menerapkan prinsip aliran udara, sehingga asap kendaraan yang didalam garasi bisa segera keluar, sehingga tidak masuk ke area ruang didalam rumah. Finishing pintu garasi dengan lapisan duco.

7 copy

Pada fasad lantai dua, saya mencoba bereksperimen dengan finishing tekstur beton pada dinding balkon studio. Studio saya berikan akses keluar dengan balkon. Daun pintu pada studio ini juga saya gunakan bahan dan teksutr kayu. Sedangkan untuk daun jelndela menggunakan finishing cat duco semprot.

Balkon tengah yang dapat diakses dari ruang tengah, saya mencoba menggunakan unsur kayu sebagai pelapis kolom yang dikamuflasekan sebagai dinding. Kayu yang sama saya tempelkan juga pada balkon kamar sebelah timur sebagai penghalang, agar tidak dapat diakses lewat balkon tengah. Atap menggunakan atap datar dengan kemiringan 35′, dengan rangka baja ringan.

9 copy

Pada fasad bagian belakang, bahan, tekstur dn material yang saya gunakan tidak jauh berbeda dengan fasad bagian depan. Pada teras saya gunakan batu alam palimanan yang sama dengan kolom teras depan. Pada dinding kamar utama luar, saya tempelkan batu andesit pipih panjang seperti pada teras depan. Lantai teras belakang saya gunakan parquet dengan warna coklat tua. Pintu menggunakan bahan dan tekstur kayu, sedangkan jendela saya buat lebar sehingga pandangan dari ruang makan dalam menjadi lapang. Pada ujung lahan didepan kamar pembantu  saya tempatkan tangga putar untuk menuju ruang cuci jemur di lantai dua.

10 copy

Sedangkan fasad belakang bagian atas, untuk balkon saya tempelkan batu alam palimanan agar menjadi kesatuan dengan bagian bawah. Untuk keamanan saya pasang pembatas kaca dengan rangka stainless. Kamar bagian belakang saya tempatkan bukaan jendela lebar sehingga pandangan visual menjadi bebas ke arah utara (gunung merapi).

NB : Saat ini rumah ini sedang dalam tahap pembangunan. Apabila anda ingin melihat proses pembangunannya, lokasi terletak di sebelah timur XT Square. Pelaksanaan dikerjakan oleh CV Rancang Bangun Parama.