Arsitek Jogja : Berkunjung Ke Studio Andy Rahman – Sidoarjo Jawa Timur


Sebenarnya kegiatan yang kami lakukan ini sudah lama. Namun baru bisa saya tuliskan sekarang.

Hari pertama bulan puasa tahun 2019, setelah subuh kami berangkat menuju Gresik Jawa Timur. Agenda utama kami ada tiga yaitu survey lokasi calon proyek, ketemu dengan klien baru, dan berkunjung ke Studio Andy Rahman Arsitek. Memang sebelum berangkat kami telah bertemu Mas Andy Rahman sewaktu ada acara di Jogja dan kami meminta ijin untuk bisa berkunjung ke studio beliau.

Perjalanan kami lakukan menggunakan mobil. Kami menempuh perjalanan selama kurang lebih 5 jam dengan melewati jalan tol pintu masuk pintu tol Colomadu Kartasura hingga keluar di Gresik. Sekitar jam 10 pagi kami sampai pada lokasi pertama yang disurvey, yaitu sebuah rumah tinggal yang rencananya akan direnovasi.

Setelah survey kami selesai, kami melanjutkan perjalanan menuju objek kedua yaitu bertemu dengan calon klien yang berlokasi di kompleks Pertamina Gresik. Setelah agenda tersebut selesai, kami melanjutkan perjalanan menuju Surabaya untuk menginap disana.

Kami berbuka puasa di Tunjungan Plaza. Kebetulan tempat kami menginap tidak jauh dari tempat tersebut. Malam harinya kami sempat jalan-jalan sebentar di sekitaran hotel sambil menikmati Surabaya di waktu malam.

Makan sahur kami pesan di hotel yang ternyata memang sudah mempersiapkan makanan sesuai pesanan. Setelah itu kami bersiap-siap menuju studio Mas Andy Rahman. Perjalanan dari Surabaya tidak memerlukan waktu lama sampai ke Sidoarjo.

Sesampai di lokasi, kami sempat menunggu sebentar sebelum bertemu dengan Mas Andy. Begitu ketemu, kami diantar untuk berkeliling ke seluruh ruangan yang ada dalam studio. Tidak menyia-nyiakan kesempatan, kami mengajukan pertanyaan-pertanyaan ke beliau.

Mas Andy sangat ramah, beliau dengan sabar menjelaskan sistem yang diterapkan di studionya, mulai dari klien, pembagian tugas studio, kontrak, mahasiswa magang, sampai ke kegiatan kemasyarakatan dan akademis. Pelajaran sangat berharga kami dapatkan dari jawaban-jawaban beliau.

Seperti yang diketahui masyarakat bahwa Mas Andy Rahman adalah arsitek yang bergelut dengan bahan material bata dan ketukangan nusantara, studio beliau pun mencerminkan konsep yang sama. Dinding bangunan menerapkan bata ekspose dan semen aci ekspose. Furniture yang ada juga menggunakan bahan-bahan sederhana seperti besi hollow dan kayu jati belanda ekspose melamin semprot.

 

Ruang tamu menjadi tempat singgah kami diawal pertemuan. Di sebelah ruang tamu terdapat beberapa ruangan tertutup untuk pimpinan. Sedangkan ruangan terbuka yang berbatasan dengan ruang tamu merupakan ruang kerja dimana seluruh tim inti bekerja disana. Ruangan ini berbatasan dengan ruang terbuka, yang menyambung dengan ruang bersama. Ruang bersama ini sehari-hari digunakan oleh para mahasiswa magang yang menimba ilmu di studio ini. Sedangkan waktu-waktu tertentu, ruangan ini dipakai untuk kegiatan umum, termasuk menerima kunjungan seperti yang kami lakukan. Di ruangan bersama ini kami melakukan diskusi yang cukup lama.

Ruangan bersama terdiri dari meja berderet yang pada bagian dinding terdapat rak untuk memajang maket bangunan. Maket ini merupakan maket-maket proyek Mas Andy Rahman. Terdapat juga mock-up bata dari berbagai bentuk dan bahan. Bata-bata ini merupakan hasil eksperimen dari Mas Andy.

Kami sempat naik ke lantai dua, menggunakan tangga yang terbuat dari besi yang digantung ke balok lantai 2. Di lantai 2 terdapat musholla dan rooftop yang sering digunakan sebagai tempat berkumpul, juga kegiatan presentasi/sharing proyek.

Menjelang Sholat Dzuhur, kami bareng ke masjid. Dan saat pulang dari masjid, Mas Andy mengajak kami untuk mampir ke salah satu proyeknya yaitu pembangunan masjid kompleks tempat lokasi studio. Batu bata yang dipakai sebagai pembentuk dinding terbuat dari lumpur lapindo. Bata-bata ini mempunyai bentuk unik sehingga ketika dikombinasi dengan model penyusunan yang semi repetitif, hasilnya sangat bagus. Pada saat kami berkunjung, masjid tersebut masih belum menunjukkan bentuk finalnya. Mungkin saat ini sudah selesai.

Setelah itupun kami pamit pulang kembali ke Jogja…
Terimakasih banyak kepada Mas Andy Rahman dan tim yang telah bersedia menerima kunjungan kami. Terimakasih juga telah memberikan wawasan dan berbagi pengalaman yang menjadi ilmu bermanfaat untuk kami…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.