Arsitek Jogja : Mr. Sakti House – Tajem Maguwoharjo Sleman DIY


(SKT-House)
“The Two in One”

 

Rumah gaya semi skandinavian ini hadir dengan konsep tropikal yang kontekstual dengan lingkungannya. SKT-house Berada di tanah hook salah satu perumahan di Sleman, Yogyakarta. Gubahan massa nya merupakan perpaduan bentuk atap pelana dan model kontemporer yang  dipisahkan oleh bidang roster dengan tone yang kontras.

Pada proyek kali ini, tim kami diminta untuk merenovasi rumah yang awalnya satu lantai menjadi dua lantai. Hal tersebut didasari oleh kebutuhan ruang yang semakin bertambah, sementara ketersediaan ruang di dalam rumah terbatas. Luas lahan yang tersedia dirasa kurang memadai jika dilakukan pengembangan secara horizontal, sehingga penambahan lantai menjadi opsi yang paling optimal untuk diterapkan. Uniknya, dari pihak developer ternyata sudah membuat konstruksi rumah satu lantai tersebut dengan struktur yang cukup memadai untuk penambahan lantai diatasnya.

Namun setelah kami melakukan eksplorasi untuk penataan ruang yang dapat mengakomodir semua kebutuhan pengguna, kami tetap perlu merubah beberapa hal dengan mengurangi maupun menambah elemen strukturnya. Dengan demikian konstruksi serta penataan ruang akan menjadi lebih efisien. Adapun ruang yang dibutuhkan di lantai satu adalah, carport dengan dua mobil (bagian ini tetap kami plot di area semula), taman kecil, ruang keluarga, dapur dan ruang makan yang terbuka tanpa sekat, 2 kamar yang masing-masing untuk ART serta tamu yang menginap. Pada lantai atas, terdapat 2 kamar anak, 1 kamar utama, ruang komunal, dan ruang cuci jemur.

Salah satu yang menarik juga dalam proses perancangan SKT house ini adalah keinginan dari sang istri untuk memunculkan kesan “hijau” di dalam rumah. Awalnya beliau mengusulkan untuk membuat taman kecil di area belakang seperti perumahan pada umumnya, namun bentuk lahan yang memanjang ke samping ini kami rasa kurang tepat untuk diterapkannya model tersebut. Setelah berdiskusi lebih lanjut, kami akhirnya menyepakati konsep “taman dalam” yang dapat dilebur dengan fungsi lain di dalam rumah. Taman tersebut diplotting di area depan rumah, tepat dibagian tengah, sebagai area transisi dari pintu masuk utama. Area taman tersebut juga memungkinkan untuk dijadikan ruang tamu atau sekedar ruang bersantai. Taman dibuat terbuka menerus hingga ke lantai 2, sehingga dapat menjadi sumber cahaya dan udara di dalam rumah.

Klien kami, Bapak Sakti membutuhkan ruang-ruang yang cukup besar. Beliau kurang menyukai konsep minimalis yang akan terkesan sempit. Hal ini diterapakan pada ketinggian lantai bangunan, penggunaan material, serta bukaan dan void yang cukup agar kesan luas pada bangunan di lahan terbatas ini dapat tercapai dengan maksimal. Untuk itu, kami membuat bukaan kaca besar pada ruang makan dan dapur dengan pintu geser yang dapat dibuka secara keseluhan menghadap langsung ke area taman kecil. Fleksibilitas ruang tersebutlah yang menjadi salah satu keunggulan desain rumah SKT house ini. Untuk mendukung konsep tebuka tersebut, di area tangga juga diberi void menerus ke lantai 2 yang akan sangat membantu pergerakan udara menajadi lebih baik.

Pasangan muda dengan 2 anak ini belakangan sangat menyukai gaya arsitektur skandinavian yang menggunakan warna-wana cerah dengan aksen warna pastel, serta bentuk-bentuk sederhana yang kami rasa masih memungkinkan untuk diterapkan pada wilayah iklim kita, terutama bagian atap yang mirip pelana, namun dengan kemiringan yang lebih curam. Setelah penataan ruang dan masuk pada tahap eksplorasi bentuk gubahan, umumnya fasad depan menjadi konsern utama dalam pemilihan proporsi dan komposisinya. Namun karena lokasi rumah ini berada pada tanah hook dan paling dekat dengan jalan, sehingga kedua sisi bangunan (depan dan samping) menjadi menarik untuk di eksplore, sehingga dapat terlihat secara langsung dari jalan. Kesan clean pada bangunan yang menggunakan warna putih, di pisah dengan aksen abu-abu material roster yang berpori. Area dibalik roster tersebut adalah “taman dalam” yang telah kita bahas sebelumnya.

Konsep skandinavian tersebut juga diterapkan pada bagian interior rumah. Hal tersebut terlihat dari pemilihan warna pastel yang memberi kesan ringan, serta warna putih yang cerah. Elemen furniture dominan menggunakan kayu dengan tekstur naturalnya yang memberi aksen yang cukup kontras. Hadirnya elemen hijau pada taman dalam dan beberapa tanaman pot didalam rumah menjadikan perpaduan dua konsep dominan cukup terasa dengan jelas. Dua konsep utama yang digunakan : hybrid tropical-scandinavian  ini menjadi landasan kami memilih “the two in one house” menjadi garis besar dalam perancangan SKT House ini.

   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.