Arsitek Jogja : Mr. Endra Heri House – Grojogan Tamanan Bantul


Proyek ini pada saat tulisan ini dibuat, sedang dalam tahap pengerjaan fisik dan telah mencapai progres sekitar 75%. Kebetulan kami juga sebagai pelaksana dan penanggungjawab pembangunan.

Bapak Endra Heri Sutanto adalah salah satu karyawan PT Chevron Indonesia yang lokasi kantornya di Kalimantan. Beliau menghubungi kami untuk merenovasi rumahnya, dari bangunan satu lantai menjadi dua lantai. Rumah tersebut berada di Perumahan Puri Tamanan Indah.

Bangunan eksisting dari rumah Bapak Endra merupakan bangunan satu lantai dengan dua kamar tidur. Bangunan asli dari developer terdiri dari; dua kamar tidur, dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Kemudian oleh Pak Endra, ditambah ruangan dapur yang lebih luas memanfaatkan lahan belakang, serta penambahan teras depan memanfaatkan halaman depan.

Dengan penambahan tersebut, ternyata ruang yang ada kurang maksimal baik secara kebutuhan ruang maupun kondisi sirkulasi udara, asupan cahaya serta fungsi ruangnya. Sehingga kemudian Pak Endra memutuskan untuk merombak rumahnya dengan bantuan kami.

Konsep arsitektural awal yang kami tawarkan adalah bangunan modern dengan sentuhan sedikit material ekspose dan metal. Bapak Endra yang merupakan karyawan PT Chevron, bekerja di Kalimantan dengan system dua minggu kerja-dua minggu libur. Nah dalam masa libur inilah beliau berada di Jogja. Sedangkan istri beliau adalah ibu rumah tangga dengan satu putra. Mempertimbangkan aktivitas dan kesibukan keluarga beliau, kami rasa konsep arsitektur modern sangat sesuai untuk diterapkan di rumah ini.

Pengerjaan desain memakan waktu sekitar dua bulan. Di awal pengerjaan kami membuat data bangunan eksisting. Sebagai arsitek, kami mengolah data dan menganalisa kekurangan serta potensi yang ada di dalam site maupun lingkungan sekitar site.

Kebutuhan ruang owner dalam rumah ini diantaranya; 3 kamar tidur, ruang keluarga, foyer, dapur, ruang makan, kamar mandi, dan ruang service cuci jemur. Kami bagi ruang-ruang tersebut dalam zonasi antar lantai. Secara kaidah arsitektur, pengelompokan ruang bias berdasarkan fungsi, sifat, maupun kebiasaan aktivitas pengguna. Kami menggabungkan aspek tersebut, sehingga hasil akhir denah bangunan yang kami desain adalah; foyer, ruang keluarga, dapur, ruang makan, ruang tidur Utama dan kamar mandi berada di lantai 1, serta dua kamar tidur anak, kamar mandi anak, serta ruang service cuci jemur berada di lantai 2.

Secara estetika, fasad depan kami olah dengan “membagi” dua fasad rumah seakan-akan melambangkan dua pemilik yaitu suami dan istri. Suami istri, meskipun mempunyai selera yang berbeda, namun menjadi kesatuan fasad yang menarik.

Pada sisi kiri bangunan, kami mencoba untuk membuat fasad dengan garis-garis miring namun dengan finishing bersih dan sedikit bata ekspose. Garis miring ini kami maksudkan sebagai lambang sesuatu yang tidak umum, berani untuk tidak mengikuti jalur mainstream, sekaligus merespon kemiringan atap yang penutup atapnya berbahan genteng. Sedangkan untuk bata ekspose, kami maksudkan sebagai sesuatu yang berbeda, sesuatu yang berada didalam sebuah bungkus rapi yang terbuka. Bata merupakan symbol dari sesuatu yang murni, asli, tanpa penutup atau make up.

Sisi kanan bangunan dominan menggunakan bentuk geometris kotak. Garis-garis lurus dan tegak lurus beradu dipadu dengan kombinasi acian ekspose dan cat putih. Pada sisi ini, kami sebagai arsitek ingin menunjukkan sebuah keteraturan yang berisi sesuatu yang heterogen. Sisi ini menunjukkan bahwa kombinasi dari beberapa aspek (dalam hal ini yaitu cat, batu alam, acian ekspose, metal wiremesh, plus vegetasi tanaman rambat) dapat menjadi kesatuan yang menarik dalam koridor jalur lurus. Tidak semua yang berbeda harus menjadi sisi miring sebuah tujuan.

Sebagai konsultan arsitek di Yogyakarta, kami mencoba mengikuti trend desain yang sedang marak di Indonesia pada umumnya dan kota Yogyakarta khususnya. Penggunaan material-material yang bervariasi saat ini menjadi tren dalam dunia arsitektur. Meskipun demikian, ada banyak pertimbangan dalam penggunaan material dalam rumah inim diantaranya adalah konsep dan budget.

Secara konsep arsitektur, desain dapat menggunakan material apa saja yang dirasa menarik secara estetika. Namun, sebagai konsultan arsitek, kami juga harus mempertimbangkan budget yang disediakan oleh pemilik rumah. Sehingga pemilihan material pun harus hati-hati agar meskipun masih masuk dalam konsep, juga tidak memberatkan pemilik rumah dalam segi budget.

Beberapa material yang kami gunakan diantaranya, bata ekspose (bukan bata biasa yang diekspose), besi wiremesh sebagai railing, alumunium dan kaca dalam pintu dan jendela (baru), batu alam sebagai pelapis dinding, dan tegel kunci dalam dinding dapur.

Sedangkan untuk material lama yang kami gunakan kembali diantaranya adalah kusen dan daun pintu, serta genteng. Kusen dan daun pintu terbuat dari bahan kayu jati yang dikelupas cat lamanya, kemudian difinishing ulang sehingga menjadi baru. Sedangkan bahan genteng kami gunakan lagi sebagai penutup atap bangunan baru di lantai 2.

Interior bangunan, meskipun dalam rencananya masih beberapa tahun lagi untuk direalisasikan, kami desain menyesuaikan dengan style bangunan. Bata ekspose dan acian ekspose kami terapkan pada beberapa bidang dinding dalam bangunan. Penggunaan kayu, logam dan kaca dalam furniture menjadi poin pokok dalam desain interior rumah ini.

Ruangan di lantai satu yang merupakan ruangan bersifat ‘family room’, disetting terbuka tanpa sekat antara ruangan satu dengan ruangan yang lain, sehingga ruangan gabungan menjadi lapang. Hal ini ditambah akses ke halaman belakang yang menggunakan pintu lipat besar, sehingga ketika dibuka, halaman belakang seolah menyatu dengan ruangan dalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.