Arsitek Jogja : Empat Fungsi Pokok Rumah Tinggal Layak Huni


Rumah adalah bangunan yang paling dekat dengan kita. Sebagian besar bangunan terutama di Indonesia adalah rumah tinggal. Tentu saja, saya dan anda sudah pernah bahkan sampai saat ini tinggal di sebuah rumah. Lantas, apakah rumah yang kita tempati sebenarnya sudah layak disebut rumah tinggal?

Secara garis besar, sebenarnya ada kriteria sebuah bangunan layak disebut sebagai rumah tinggal. Dikutip dari American Public Health association. Basic Principles of Healthful Housing. New York 1960. dikutip dari Heinz: 2006, bahwa sebuah rumah tinggal dinyatakan sebagai rumah yang layak dan sehat apabila memenuhi empat fungsi pokok yaitu :

  1. Rumah harus dapat memenuhi kebutuhan pokok jasmani manusia.
    Rumah dapat digunakan sebagai tempat yang melindungi jasmani manusia dalam melaksanakan kegiatan dari berbagai kendala atau ancaman terutama dari luar. Kebutuhan pokok jasmani manusia yang mesti terpenuhi diantaranya :
  • Terlindungi dari cuaca, iklim, dan keadaan alam yang mengancam dan tidak sesuai dengan kondisi hidup manusia. Cuaca dan iklim tiap daerah berbeda-beda, sehingga perlindungan dalam wujud rumah pun berbeda-beda penyelesaiannya. Manusia harus bisa merasa tenang berada didalam rumah ketika kondisi di luar rumah sedang tidak kondusif.
  • Terpenuhi dalam melakukan kegiatan didalam rumah. Kegiatan didalam rumah dapat dilakukan dengan tenang dan nyaman ketika rumah yang menjadi naungan adalah rumah yang layak huni. Kegiatan pokok manusia yang harus dapat terpenuhi diantaranya adalah makan, mandi dan tidur. Sedangkan kegiatan lain yang juga harus terpenuhi diantaranya adalah menyapu, membaca, bercengkerama, dan lain-lain.
  • Terpenuhi dalam beristirahat. Manusia membutuhkan tempat yang nyaman ketika harus memulihkan kondisi jasmaninya baik ketika Lelah atau sakit. Rumah layak huni yang sehat dapat memberikan ketenangan sehingga manusia dapat pulih dari Lelah maupun sakit.
  1. Rumah harus dapat memenuhi kebutuhan rohani penghuni. Rumah yang layak adalah rmah yang membuat penghuni merasa betah. Rumah harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga lebih bahagia dapat berkumpul bersama keluarga, serta menciptakan kepribadian dan karakter yang sehat dan hebat.
  2. Rumah harus dapat melindungi manusia dari penularan penyakit. Rumah sebagai tameng ketika terjadi wabah penyakit. Rumah dapat menjauhkan segala gangguan kesehatan bagi penghuninya. Hal ini dapat diwujudkan apabila rumah itu sendiri adalah rumah yang bersih, sehat dan steril.
  3. Rumah dapat melindungi penghuni dari gangguan luar. Gangguan yang dimaksud adalah gangguan aktivitas manusia lainnya seperti kerusuhan, perampokan, atau aktivitas-aktivitas lain yang mengancam sampai ke nyawa penghuni.

 

Baca Juga :

Arsitek : Berkarya atau Bekerja?

Arsitek Jogja : Beli Rumah Jadi Atau Bangun Sendiri?

Arsitek Jogja : Mengapa Memilih Desain Minimalis

Arsitek Jogja : Dapat Tawaran Borong Rumah Harga Murah? Harus Hati-Hati…!!

Arsitek Jogja : Aksen Mewah Rumah Tanpa ‘Make Up’ (Harian Jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.