Arsitek Jogja : Wisata Arsitektur Ke Museum OHD Magelang


Beberapa waktu yang lalu studio kami mengadakan acara jalan-jalan ke Kota Magelang. Tempat yang menjadi tujuan kunjungan adalah Museum OHD, Punthuk Setumbu dan Gereja Ayam.

Berangkat dari studio jam 08.00, kami menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam. Perjalanan lancar tanpa ada kendala kemacetan karena kami melakukan kunjungan pada hari kerja yaitu hari senin. Tujuan pertama yang kami kunjungi adalah Museum OHD.

“OHD Museum adalah museum pribadi seni Indonesia modern dan kontemporer, yang didirikan dan dimiliki oleh kolektor seni terkenal Dr. Oei Hong Djien (OHD). Dia memulai koleksinya pada 1970-an. Saat ini, dengan koleksi lebih dari 2000 karya Dr. Oei, mulai dari lukisan, patung, instalasi, dan seni media baru, OHD Museum menyediakan koleksi yang mewakili esensi seni Indonesia modern dan kontemporer. Dari waktu ke waktu museum memamerkan pertunjukan seniman. Museum OHD menginspirasi generasi muda untuk menghargai, menikmati, dan melestarikan seni Indonesia.” – sumber : http://ohdmuseum.com/content/about/

Sampai di lokasi, kami harus parkir di jalan depan bangunan, karena ternyata memang tidak disediakan parkir di kompleks bangunan ini. Jalan cukup sepi karena mungkin bukan jalan akses utama kawasan.

Didepan gedung terdapat relief seni berwarna silver didepan dinding warna hitam. Dinding lebar itu merupakan dinding bangunan utama dari museum ini. Pintu masuk berada di samping dengan bentuk kotak persegi memanjang ke belakang menjadi semacam lorong.

Lorong ini sangat menarik, dengan bentuk kotak, berbahan semen cetak membentuk geometri kubistis. Pada tiap beberapa meter panjangnya, kotak-kotak ini ‘terpotong’ oleh bukaan dengan bahan kaca sehingga sinar matahari bisa masuk dan membuat bayangan yang menarik.

Lorong ini membawa pengunjung ke sebuah halaman yang merupakan halaman pintu masuk galeri. Di seberang pintu masuk tersebut terdapat bangunan sebagai loket tiket dan etalase souvenir. Tiket pada waktu kami datang seharga Rp. 50.000,00/orang.

Sebelum masuk ke museum, kami mengamati halaman depan pintu masuk museum. Halaman ini didesain dengan lantai berbentuk kotak-kotak dengan bahan cor beton. Pada masing-masing kotak terdapat karya seni dengan berbagai macam desain dan bahan. Pada salah satu sisi terdapat kolam ikan dengan air mengalir pada dinding kolam.

Pintu masuk museum berbahan kaca frameless. Pada sisi kiri kanan terdapat relief Jenderal Guan Yu dan tokoh wayang Gatotkaca dengan background warna merah. Begitu masuk ke dalam museum, kita disuguhi lukisan-lukisan yang menempel di dinding bangunan museum.

Koleksi yang paling banyak di dalam museum ini adalah karya seni berwujud lukisan. Ada beberapa karya seni kriya dan instalasi. Pada waktu kami berkunjung, seni instalasi utama berupa lantai bangunan yang terkelupas. Menurut informasi, beberapa karya seni yang ada didalam museum ini selalu berganti setiap waktu tertentu dari seniman-seniman yang ingin mengisinya.

Interior museum dibuat ruang-ruang dengan pemisah sekat dinding. Pada bagian belakang terdapat lantai 2 atau mungkin mezzanine besar yang juga berisi karya seni.

Struktur bangunan terbuat dari baja. Pelingkup dan pembatas terbuat dari dinding bata dan partisi. Untuk sistem pencahayaan, terdiri dari dua sumber cahaya dengan fungsi sebagai penerang ruangan dan spot light yang sinarnya menyorot ke karya. Cukup menarik mengetahui sistem lighting dan teknis pemasangannya.

Untuk penghawaan, menggunakan sistem penghawaan buatan dengan ac central pada seluruh ruangan. Secara umum galeri tidak mempunyai bukaan keluar kecuali pintu masuk sehingga pencahayaan murni cahaya buatan/lampu.

Sangat menarik mengunjungi museum ini, terutama untuk penikmat seni. Kami yang mempunyai background arsitektur, bisa belajar tentang penataan karya seni, jarak antar karya, jarak pandang karya, pencahayaan buatan, dan struktur bangunan. Apakah anda mau coba kesana? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.