Arsitek Jogja : Mencari Jasa Arsitek? Pertimbangkan Hal-Hal Berikut.


Saat ini menggunakan jasa arsitek untuk membuat desain bangunan sudah sangat umum dilakukan oleh masyarakat. Jasa arsitek sudah tidak asing lagi bagi masyarakat luas. Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi yang memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai desain bangunan dan kemudahan mencari jasa yang menyediakan desain tersebut.

Informasi mengenai arsitek bisa anda dapatkan dari mana saja. Bisa dari rekomendasi, dari media sosial, dari mesin pencari di internet, atau anda punya kenalan arsitek sendiri. Lalu, mana yang sebaiknya dipilih?

Berikut hal-hal yang bisa menjadi pertimbangan untuk anda :

  • Sumber Informasi

Profesi Arsitek merupakan profesi yang menawarkan jasa. Jasa yang dimaksud berhubungan dengan hal-hal teknis yang dipadu dengan seni dan psikologi. Arsitek yang sesuai dengan anda, adalah arsitek yang bisa berkomunikasi dengan anda secara lancar. Pola hubungan arsitek dengan klien (anda) adalah kerjasama yang setara, dalam arti dibutuhkan peran yang sama besar antara anda dan arsitek untuk menghasilkan desain yang baik untuk anda.

architect and client handshake in the office. the concept of cooperation

Untuk mendapatkan arsitek yang sesuai, anda dapat mencari rekan-rekan yang anda kenal dan mengenal anda. Arsitek yang sudah akrab dengan anda, akan tahu kebutuhan anda, perilaku anda, style yang anda sukai, dll.

Selain itu, pastikan arsitek yang anda kenal ini adalah arsitek yang bertanggungjawab dengan karyanya. Kalau anda kenal dengan arsitek tersebut, lebih mudah bagi anda untuk menilai kinerja profesionalnya. Namun seandainya anda tidak punya kenalan arsitek, anda dapat bertanya ke saudara, rekan, teman dan kenalan anda yang pernah menggunakan jasa arsitek profesional. Biasanya rekomendasi dari orang yang anda kenal, lebih terpercaya daripada iklan di media.

Seandainya tidak ada juga, anda bisa menggunakan media sosial atau mesin pencari internet. Banyak sekali contoh yang ada di media terutama media sosial dan internet. Sebut saja yang paling sering kita  akses seperti instagram, facebook, dan lain-lain. Di media-media sosial tersebut sangat mudah ditemukan gambar baik itu foto atau yang masih berupa desain bangunan yang bisa anda gunakan sebagai referensi.

Yang lebih mudah lagi adalah menggunakan mesin pencari Google. Di google, anda bisa mencari apa saja yang anda ingin ketahui, termasuk desain bangunan dan jasa perencana desain bangunan. Misalnya saja anda berdomisili di Yogyakarta, anda tinggal masukkan saja kata kunci “Arsitek Jogja”, maka akan bermunculan website/blog dari biro-biro arsitek yang ada di wilayah kota Yogyakarta. Begitu pula jika anda berada di kota-kota lainnya.

  • Style Yang Diusung

Dari informasi yang anda kumpulkan, pasti ada beberapa kandidat arsitek/biro yang anda dapatkan. Dari beberapa biro tersebut, anda bisa melihat dulu portfolio yang menarik bagi anda. Disadari atau tidak, seorang arsitek mempunyai ciri tersendiri dalam setiap karyanya. Meskipun, ciri itu bisa berubah dan berkembang sejalan dengan pengalaman selama berkarya. Arsitek-arsitek besar, mempunyai style tersendiri yang selalu melekat pada namanya. Sebut saja Richard Meier yang selalu mengusung warna putih dan grid dalam setiap karya arsitekturnya, atau Zaha Hadid yang mengalami perubahan style dari awalnya bangunan yang mempunyai sudut-sudut tajam beralih ke bangunan yang lebih mengalir.

Jangan paksakan style anda dikerjakan oleh arsitek yang tidak sesuai stylenya dengan anda. Hal ini dapat menghabiskan waktu karena akan memakan waktu lama mendapatkan momen “klik” antara anda dengan si arsitek. Kenapa? karena akan ada banyak revisi perubahan desain, akan butuh waktu lama bagi arsitek mempelajari dan memahami style yang anda kehendaki. Arsitek yang baik mempunyai style karya yang konsisten dan berkembang.

  • Produk dan Tanggung Jawab Arsitek

Produk dari arsitek secara umum berupa desain. Namun penjabaran dari produk tersebut bermacam-macam. Pada umumnya produk arsitek berupa gambar Pra Rancangan, Pengembangan Rancangan dan gambar Detail Engineering Design (DED). Ada arsitek yang hanya memberikan gambar pengembangan rancangan. Ada juga yang sampai dengan gambar DED, dan ada juga yang sampai dengan Rincian Anggaran Biaya.

Ada arsitek yang bersedia melakukan kunjungan rutin ke proyek yang dibangun (supervisi), namun ada yang tidak menyediakan jasa tersebut (biasanya karena terkendala jarak). Supervisi ini biasanya dikenakan tarif tambahan diluar fee desain. Besarannya juga berbeda-beda tergantung si arsitek atau jarak proyek ke studio arsitek.

Selain itu, arsitek yang baik adalah yang komunikatif. Arsitek dapat diskusi dua arah dengan anda. Arsitek dapat anda hubungi dengan mudah, meskipun mungkin ada toleransi mengenai jam kerja. Arsitek yang baik juga langsung merespon apa yang anda sampaikan dari awal proses desain sampai selesai.

  • Fee Desain

Setelah anda cocok dengan style arsitek, produk yang dihasilkan sesuai yang anda butuhkan, dan yakin akan kinerja profeionalnya, saatnya anda mempertimbangkan soal fee desainnya. Bagaimana bisa mengetahui tarif fee desain arsitek/biro? Dengan menanyakan langsung ke arsitek tersebut.. 😀

Tarif fee desain arsitek sangat beragam. Mulai dari gratis hingga jutaan rupiah per m2 luas bangunan. Ada juga yang menggunakan sistem prosentase atau per jam konsultasi. Tergantung anda mau memilih yang mana, yang sesuai dengan kantong dan dompet anda tentunya.

Sistem pembayaran juga berbeda-beda. Biasanya dengan menggunakan sistem termin. Berapa jumlah termin dan besaran masing-masing termin, tergantung dari masing-masing arsitek atau bagaimana negosiasi yang anda lakukan. Anda bebas menanyakan ke arsitek secara langsung.

Nah, setelah mempertimbangkan beberapa hal diatas, silahkan anda memilih arsitek yang akan anda ajak diskusi untuk merencanakan dan merancang bangunan anda. Apabila anda sudah siap untuk memulai tahap perencanaan dan perancangan, kami merupakan salah satu studio arsitek yang mungkin cocok dengan anda… 🙂

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.