Arsitek Jogja : Sudiro Green Residence – Magelang Jawa Tengah


Klien kami sebelumnya, yang pernah berkolaborasi dengan kami pada saat membuat perencanaan dan perancangan rumahnya yang berada di DKI Jakarta, menghubungi kami untuk keperluan perencanaan dan perancangan kawasan perumahan yang berlokasi di Magelang Jawa Tengah.

Feasibility study sudah dilakukan oleh pemilik perumahan yaitu Bapak Lukman. Beliau yang sebelumnya pernah kami desainkan rumahnya (bisa dilihat disini), senang dengan model/style desain kami, dan menganggap kami dapat diajak diskusi untuk menghasilkan rancangan yang sesuai dengan yang beliau kehendaki.

Luas lahan yang akan digunakan lebih kurang 6.000 meter persegi. Kondisi lahan saat kami survey awal masih berupa lahan sawah. 

Dari data yang kami dapatkan, kami mulai bekerja dengan membuat konsep-konsep spasial. Diskusi dengan owner juga sangat menyenangkan karena owner begitu terbuka dengan usulan dan ide-ide desain dari kami. Beberapa masukan dari kami dikolaborasi dengan FS dari owner menjadi suatu formula desain yang sangat menantang bagi kami.

Selama proses perjalanan desain, sempat terjadi miss data antara ukuran awal dengan ukuran sebenarnya. Kami pun mengukur ulang untuk memastikan ukuran yang sebenarnya. Data pengukuran dari BPN (sertifikat), pengukuran manual dari pihak ketiga, pengukuran manual dari tim kami, juga pengukuran dari pihak lain yang mengukur ketinggian kontur tiap bagian, kami jadikan acuan dalam membuat siteplan perumahan ini.

Magelang sebagai kota besar di Jawa Tengah, mulai menunjukkan bahwa sektor properti disana semakin maju. Terbukti dengan banyaknya pembangunan unit hunian baik personal maupun perumahan yang ternyata laku keras. Selain itu banyaknya bangunan komersial baru dengan desain-desain modern tumbuh di beberapa bagian kota.

Ide awal perumahan ini adalah membuat kompleks perumahan dengan dua muka rumah. Konsep ini merupakan respon dari beberapa aspek diantaranya; keamanan, keselamatan, ruang terbuka hijau, sosial, prestige, dan efektifitas.

Penjabaran tentang konsep hunian perumahan ini, mengacu kepada permasalahan permukiman pada saat ini, dimana terjadi pergeseran tentang hakikat bermukim. Manusia tidak hanya sekedar makan dan tidur saja di rumah, namun juga ada yang namanya kebutuhan bersosial. Kebutuhan berinteraksi dengan tetangga, seperti halnya permukiman di kampung-kampung, sangat jarang terpenuhi. Hal ini tidak lepas dari aktivitas masyarakat modern yang simpel, dimana waktu mereka habis digunakan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan, sehingga ketika sampai dirumah pun waktu untuk berinteraksi dengan sekitar hampir tidak ada.

Konsep interaksi inilah yang mendasari kami membuat ruang bersama yang berwujud taman ditengah-tengah kompleks hunian, yang dapat diakses secara langsung dari pintu belakang rumah, sehingga dapat dianggap sebagai halaman bersama. Taman tengah ini memanjang diantara dua deretan unit perumahan bagian tengah, dan menerus dengan ujung yang terhubung dengan jalan lingkungan. 

Selain itu, kami melihat bahwa beberapa unit perumahan, pengembang kurang memperhatikan peletakan taman bermain untuk anak-anak. Dari hasil studi banding, kami menemukan bahwa peletakantaman bermain anak hanya sekedar pengisi ruang kosong di kompleks perumahan. Tentu hal ini menjadi sedikit perhatian bahwa untuk mencapai taman tersebut, diperlukan waktu dan tentu saja, anak-anak yang bermain sendiri akan jauh dari pengawasan orang tua. Jelas hal ini akan menjadi nilai minus dalam hal keamanan.

Taman tengah ini menjadi poin utama dari komplek perumahan Sudiro Green Residence ini. Kami seminim mungkin menggunakan material keras dalam area taman. Rumput, pohon dan semak perdu menjadi pengisi utama dari taman ini. Untuk perkerasan, kami menggunakan grassblock agar air tetap bisa meresap ke dalam tanah. Untuk membantu aliran air berlebih akibat hujan, kami membuat parit berupa cekungan tanah yang kami tanami dengan rumput. Parit ini akan mengalirkan air hujan ke riol kawasan, namun tetap aman ketika anak-anak bermain disekitarnya.

Dalam feasibility study kami menemukan dominasi style desain perumahan di sekitar lokasi cenderung menggunakan gaya fasad mediterania. Bahkan perumahan besar yang berada tidak jauh dari lokasi menggunakan style tersebut dan hampir terisi semua unit rumahnya. Berdasar hal itu, kami berdiskusi dengan pemilik, apakah akan menggunakan style yang sama atau mencoba menggunakan style yang lebih modern, mengingat perumahan ini adalah perumahan yang ditujukan untuk keluarga modern yang tetap bersosial.

Kami mengusulkan model desain dengan fasad dua muka. Konsep ini mengacu kepada kepribadian manusia, yang mempunyai dua kepentingan dalam penampilan. Penampilan yang ditujukan untuk orang asing secara umum, membutuhkan sesuatu yang menarik sehingga mempengaruhi penilaian orang lain kepadanya. Yang kedua, penampilan asli yang hanya diperlihatkan kepada kerabat dekat sebagai wujud keakraban.

Konsep ini kami terapkan pada desain masing-masing unit. Fasad muka yang menghadap jalan lingkungan, dibuat se-elegan mungkin sebagai representasi wajah pemilik untuk ditunjukkan ke orang lain. Style desain yang kami usung adalah modern minimalis kontemporer. Bentukan simpel namun elegan menggunakan olahan geometri sederhana dipadu material modern yang menghasilkan komposisi sempurna.

Untuk fasad belakang, kita desain dengan style yang sama, namun dengan sedikit “seadanya”. Seadanya disini yang kami maksud adalah fasad yang tampil sederhana, namun tetap dengan desain yang istimewa. Hal ini untuk menghindari kesenjangan antar unit, juga sebagai wujud keakraban antar pemilik unit ketika sudah menempati rumah masing-masing.

Sebagai respon atas adanya jalan raya yang berjarak tidak terlalu jauh dengan unit pada sisi depan kompleks, kami mengolah lahan sempadan menjadi taman. Pengolahan taman ini dengan berbagai pertimbangan dan solusi atas permasalahan di area tersebut. Jalan raya aspal yang cukup besar, menghasilkan volume bising yang cukup tinggi. Selain itu, kendaraan bermotor yang berlalu lalang menghasilkan polusi yang berpotensi mengganggu deretan unit paling depan.

Pengolahan yang kita lakukan adalah penghijauan total. Permukaan tanah kami tinggikan dengan membuat gundukan-gundukan sebagai barier kebisingan. Untuk membuat suasana teduh karena lahan sekitar memang tidak ada perindang sama sekali, kami tempatkan pohon-pohon perindang dengan tajuk cukup rapat. Selain sebagai filter polusi dan kebisingan, pohon ini juga sebagai perindang untuk membuat suhu menjadi sejuk dan sebagai barrier visual agar fasad bagian belakang dari deretan unit depan tidak terlalu terekspose dari jalan raya untuk menjaga privasi.

Konsep gerbang depan sedikit berbeda dengan konsep secara keseluruhan. Untuk main gate ini kami mengusung konsep “kuat” dalam artian bahwa perumahan ini merupakan perumahan yang berbeda daripada sekitarnya, mempunyai karakter kuat, desain kuat, dan konsep yang kuat, sekaligus kuat secara prinsip yang berbeda dengan style perumahan yang ada di sekitarnya.

Konsep kuat ini sendiri kami wujudkan dalam bentuk yang masif, berat, dengan warna yang sedikit gelap. Hal ini senada dengan warna unit dan sarana prasarana yang menggunakan warna monokrom, keluarga warna yang simpel, tidak terlalu banyak campuran warna. Kesan berat kami wujudkan dengan bentuk yang masif, menjulang dan menjorok seakan-akan menggantung. Secara konstruksi justru ringan, karena bahan yang digunakan dan sistem strukturnya hanya menggunakan besi dan pelapis/penutup grc cetak. Sebagai penguat, kami gunakan juga besi penggantung yang berada di atas gerbang.

Kompleks perumahan ini terbagi menjadi 5 type. Kami menyebutnya type A, B1, B2, C, D, dan E. Masing-masing type dengan luas dan bentuk bangunan yang berbeda. Masing-masing type mempunyai keunikan tersendiri dalam desainnya. Berikut masing-masing type yang dimaksud :

Anda pengembang? Ingin membuat perumahan dengan konsep dan desain yang berbeda? Silahkan hubungi kami, kami siap berkolaborasi… 🙂

Iklan

2 Comments Add yours

  1. haskusay berkata:

    Mantabs … Lanjutkan terus karyanya mas Bondan

    Suka

    1. Arsitek Jogja berkata:

      Terimakasih pak… 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.