Arsitek Jogja – Mr. Hervan Akadhina House (Yogyakarta)


1-copy

Beberapa waktu terakhir tahun 2016 yang lalu, beberapa teman saya menghubungi saya untuk diskusi mengenai keinginannya membangun rumah. Termasuk salah satunya adalah Bp. Hervan Akadhina. Bp Hervan ini merupakan teman akrab saya (satukelas) waktu masih duduk di bangku SMP. Beliau mempunyai usaha dalam bidang distributor minyak, gas, dan pelumas. Lokasi rumah Pak Hervan adalah di Jalan Kyai Mojo Yogyakarta. Kompleks rumah beliau cukup luas, dimana didalam kompleks rumah masih terdapat sawah padi yang hijau.

Rumah yang akan dibangun berada di bagian kompleks rumah orangtua, di samping hamparan sawah hijau. Luas lahan adalah 10 x 13 m2, diluar area pendopo joglo yang berada didepan rumah. Pendopo joglo beliau beli dari seseorang, yang mana harus bongkar dulu ditempat asal dan dipasang kembali di lokasi ini. Berangkat dari adanya joglo tersebut, konsep rumah inipun mengikuti..2-copy

PakHervan, besertaibunda, menginginkanrumahkonsepjawapadatampilanluarnya. Namunpadabagiandalam, alias polaruangannya, tidakperlumengacupadapolaruangrumahtradisionaljawa. Konsepruang sama denganrumahpadaumunya. Terdapatruangtamukecil, ruangkeluarga, duaruangtidur, dapur, ruangmakan, dan kamarmandi.

Konsep secara lingkungan, saya buat rumah ini tertutup pada bagian depan. Hal ini saya lakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan gangguan keamanan karena usaha Pak Hervan dan ibunda pun dijalankan di rumah ini, sehingga banyak orang yang keluar masuk kompleks rumah induknya.3-copy

Penutup pada bagian depan berupa dinding di samping kanan kiri rumah. Dinding tersebut saya lapisi dengan batu alam marmo kuning, untuk memberikan kesan alami. Pada pagar penutup kanan kiri rumah tersebut saya berikan akses berupa pintu yang hanya cukup dilewati oleh manusia saja.

Bagian fasad depan terdapat bidang yang didalamnya adalah dua ruang tidur dan ruang tamu. Ruang tidur yang saya letakkan di bagian kiri kanan bangunan, mempunyai bukaan kecil yang menghadap ke depan. Bukaan ini saya olah dengan bentuk jendela jawa, dengan sistem da lapis. Sedangkan bagian antar jendela saya berikan tempelan batu pahat putih.

Dinding luar kamar mandi utama (kamar tidur dutama di bagian timur bangunan) saya olah dengan bata merah ekspose. Untuk membuat keseimbangan, pada dinding sebelah kiri fasad pun saya buat sama. Sedangkan untuk pintu masuk utama, saya gunakan gebyok kayu untuk mempertegas kesan Jawa.
4-copy

Ketika kita masuk lewat pintu samping sebelah barat, akan dapat terlihat bukaan besar jendela kamar tidur utama yang menghadap barat. Untuk mereduksi sinar matahari sore yang masuk, saya tanamkan beberapa pohon perindang pada area lahan terbuka yang ada di sebalah barat rumah. Pada bagian belakang, untuk dinding luar dapur saya gunakan bata merah ekspose yang sama dengan area fasad depan. Jalan setapak menggunakan batu andesit yang disusun secara tidak beraturan. 5-copy

Pada teras belakang, pelapis lantai saya gunakan batu alam marmo kuning. Bukaan dari area dapur ke teras merupakan bukaan full kaca dengan permainan pola kusen yang dinamis. Jalan setapak dari pintu pagar samping bagian barat, belok ke kiri menerus sepanjang dinding belakang rumah.6-copy

Bagian samping rumah sebelah timur hanya ada jalan setapak yang merupakan sambungan dari jalan setapak di belakang rumah. Dinding tengah saya lapisi dengan batu bata merah ekspose, seperti pada fasad bagian depan. Area yang saya lapisi ini adalah ruang kamar mandi di bagian dalamnya.

Bukaan untuk cahaya dan udara, saya buatkan jendela kembar pada masing-masing ruang tidur. Ornamen lain yang saya pasang adalah batu pahat.7-copy

Teras belakang ada dua, satu di bagian belakang sisi barat, dan satu lagi di bagian belakang sisi timur. Bagian belakang sisi timur lebih kecil, lebih cenderung menjadi akses keluar untuk mencapai area gudang. Pelapis antai masih menggunakan bahan yang sama yaitu batu marmo kuning, sedangkan untuk pengaman saya buatkan pagar kayu dengan bahan kayu jati finishing melamin.8-copy

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s