Desain Interior Jogja : Manado Independent School Cafe


5-20160217_113729

Teman satu angkatan waktu saya mengambil jenjang S2 yang lalu, Taufik Tinumbia, menghubungi saya pada sekitar bulan Maret 2016. Beliau berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Beliau bercerita mengenai pekerjaan yang sedang berjalan saat itu, yaitu pengerjaan desain dan pengawasan sebuah bangunan Manado Independent School. Dalam obrolan selanjutnya, beliau mengatakan ingin meminta bantuan untuk desain cafe dalam sekolah tersebut. Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah unggulan dan favorit di kota Manado.

Saya dikirimi foto ruangan yang sedang dalam tahap pengerjaan fisiknya, sebagai gambaran untuk membuat desain interiornya. Fotonya sebagai berikut :11-dsc_023112-dsc_0235

Dengan beberapa rincian yang disampaiakn, saya membuat desain dengan nuansa kayu. Kayu saya gunakan sebagai main point dari desain ini. Material yang menggunakan kayu saya terapkan pada lantai (parquet), drop ceilling plafond, meja kasir dan etalase, serta pelapis dinding salah satu sisi ruangan.

Material kayu memberikan kesan natural, sedikit hangat, serta membuat “betah”. Cafe ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada para orangtua yang sedang menunggu anaknya sekolah, juga sebagai tempat untuk bersama anaknya apabila ingin makan siang di sekolah.cafe-topik-1a

Meja kursi sengaja saya letakkan secara acak, agar kesan yang ditampilkan tidak terlalu formal. Harapannya adalah, tercipta interaksi antar pengunjung cafe yang adalah para orangtua siswa.cafe-topik-2a

Pada area sisi dinding yang lain saya tempelkan wallpaper untuk pengimbang dari tekstur kayu yang memenuhi ruangan. Wallpaper yang saya pilih, dengan motif linear dengan warna yang senada dengan warna kayu di sekelilingnya.
cafe-topik-3a

Pada bagian lantai, penggunaan parquet menyeluruh di semua bagian ruang. Pemasangan parquet dengan menggunakan sistem tempel. Meja kasir saya buat dengan kayu papan solid lebar 10-15 cm dipasang berderet. Pada dinding bagian belakang meja kasir saya tempelkan backdrop dengan bahan serut kayu press (cetakan). Bahan dari hasil serutan kayu yang ditempel-tempel dan di press pada papan tipis. Untuk plafond, menggunakan kayu lapis multipleks, dengan fnishing HPL. Pemasangan seperti memasang plafond gypsum, hanya bahannya saja yang berbeda.cafe-topik-4a

Untuk pelapis dinding salah satu sisi, saya menggunakan papan lembaran kayu pinus dengan lebar 10-15 cm juga. Dipasang vertikal/horizontal sesuai dengan bidang masing-masing.

Untuk meja kursi menggunakan barang fabrikasi yang sudah tersedia di pasaran. Begitu juga lampu gantung maupun lampu tempel yang digunakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s