Arsitek Jogja : Mr. Sidik Tri Hatmoko Residence – Sleman


Proyek perencanaan ini terbilang cukup lama saya kerjakan. Mulai dari sekitar bulan September 2013, hingga Maret 2014. Proyek ini juga merupakan proyek desain rumah tinggal terbesar yang pernah saya kerjakan.

Pemilik adalah Bapak Sidik Tri Hatmoko, masih berusia muda (lebih muda dari saya, hehe) namun sudah sukses dengan karirnya yang bekerja sebuah perusahaan tambang di Afrika (Kongo dan Angola).

9 copy5 copy

 

Lokasi berada di Sleman, dekat dengan kampus UII Kaliurang. Lahan berupa tanah tegalan (bekas sawah) dengan ukuran 17 x (59,50+25,00) – tanah memanjang ke belakang dengan kontur yang berbeda 1 meter. Lahan menghadap arah barat, dengan samping kanan berupa tegalan, samping kiri terdapat rumah yang di belakangnya juga masih tegalan. Berikut gambar ukuran site dan foto-foto site:

Pak Sidik menginginkan rumah 1 lantai dengan 4 kamar. Bagian belakang dengan ketinggian -1.00 digunakan sebagai halaman dengan kolam renang, serta garasi.

Desain saya buat mengikuti pola site, sehingga memanjang ke belakang, dengan bukaan pada semua sisi untuk pencahayaan agar bisa masuk ke dalam bangunan secara optimal.

Peruangan saya buat dengan pola memanjang ke belakang;

Denah Web a

Ruang tamu yang berada pada area publik saya tempatkan di paling depan, dengan pintu tidak langsung menghadap barat agar privasi dalam terjaga. Selain itu untuk menghindari panasnya sinar matahari sore agar tidak langsung masuk ke dalam bangunan apabila pintu dibuka. Pada ruang tamu saya buat area pendingin berupa kolam yang langsung terhubung dengan area luar (halaman depan) yang dipisahkan oleh jendela kaca tinggi pada sebelah utara dinding masif yang menghadap barat. Dinding masif ini ditujukan untuk meredam sinar matahari yang menerpa fasad depan bangunan.

Sesuai permintaan Mas Sidik, area publik ruang tamu dengan area privat di belakangnya tidak terhubung secara langsung, maka desain dengan meletakkan area kolam memanjang hingga batas dinding sebelah selatan. Kemudian diberi semacam ‘jembatan’ penghubung dengan penutup lantai berupa kayu sintetis, dan diberi pintu demi keamanan. Namun hal ini urung dibuat karena area menjadi tertutup kurang ‘welcome’.

Area privat dimulai dengan koridor yang di sebelahnya terdapat kamar tidur. Semua kamar tidur dalam bangunan ini mempunyai kamar mandi dalam. Area keluarga saya letakkan pada sebelah kamar tidur dengan bukaan pada sisi selatan dan utara untuk mengoptimalkan masuknya cahaya alami.

3 copy

Pada bagian samping utara rumah ini saya sediakan lorong untuk menuju ke arah belakang rumah. Selain untuk akses ke belakang, juga memberi ruang agar fasad bagian samping utara bisa diolah. Pada area ruang keluarga, saya buat mezanin untuk ruang perpustakaan dan ruang baca, yang pada bagian dindingnya dibuat terbuka untuk view ke arah Gunung Merapi.

web 1web 5 web 4 web 3 web 2

11 copy

Halaman belakang saya buat terbuka dengan penutup tanah rumput gajah mini. Penempatan beberapa pohon besar dimaksudkan sebagai perindang, mengingat halaman cukup luas. Pohon sebagai perindang juga sebagai penyaring radiasi ultraviolet. Pada bagian samping utara saya tempatkan kolam ikan tinggi, namun pada akhirnya dibuat rendah sehingga bisa dinikmati dengan mudah.

12 copy

Pada ujung kolam saya buatkan gezebo kecil untuk bersantai. Disamping gazebo ada dapur untuk sekedar membuat camilan atau minuman ringan menemani bersantai.

10 copy

Garasi kendaraan saya tempatkan pada area paling belakang dari kompleks rumah ini. Berupa garasi terbuka (semi carport) sehingga deretan mobil yang parkir dapat langsung terlihat dan diawasi. Disamping carport saya tempatkan satu kamar tidur untuk sopir.

8 copy4 copy

Dari area garasi ke arah depan melewati lorong pada sisi selatan bangunan. Lorong atau jalan ini menggunakan material landasan berupa grassblock dan paving block. Saya buatkan beberapa penutup atap tetapi tidak menyeluruh, hanya pada beberapa bagian. Pada area yang teratapi, material jalan menggunakan paving block, sedangkan untuk area yang terbuka, menggunakan grassblock sehingga air hujan yang jatuh bisa langsung meresap ke dalam tanah.

7 copy 6 copy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s