Arsitek Jogja : Mr. Herry Pradonggo House – Yogyakarta


Bapak Herry Pradonggo, adalah nama dari pemberi tugas saya kali ini. Beliau menghubungi saya untuk mendesain ulang rumah yang baru beliau beli di Perumahan Banteng Jalan Kaliurang Sleman Yogyakarta. Rekan saya sesama arsitek di Rancang Bangun Parama segera mensurvey lapangan dan mengumpulkan data-data tentang rumah eksisting Bapak Herry yang akan direnovasi. Berikut foto-foto bangunan rumah eksisting :

020420146927 020420146928 020420146911 020420146923

Sebenarnya untuk kondisi fisik rumah eksisting dari rumah Bapak Herry ini masih sangat bagus. Hanya saja Pak Herry menginginkan bentuk bangunan yang berbeda dengan yang ada. Sehingga saya membuat beberapa perubahan untuk denah dan fasad bangunannya.

Denah Lt.1 awal fix

Denah Alternatif pertama ini, saya menggunakan pola sesuai dari denah eksisting rumah. Yaitu pada lantai 1 terdiri dari 4 kamar tidur yang masing-masing harus mempunyai akses udara. Untuk itu saya tempatkan masing-masing kamar tidur di bagian tepi bangunan sehingga memungkinkan adanya bukaan berupa jendela untuk masuknya cahaya dan udara.

Ruangan lain standar seperti rumah tinggal pada umunya, hanya pada bagian belakang saya tempatkan tangga untuk naik ke lantai 2.

Denah Lt.2 awal fix

Lantai 2 hanya berisi ruang service, termasuk kamar tidur pembantu. Pemisahan ini hanya terbatas pada letak lantai, namun untuk area sirkulasi masih menyatu dengan area pemilik rumah dikarenakan posisi tangga yang hanya memungkinkan dibuat satu buah.

Fasad menggunakan tema modern, dimana saya hanya menggunakan bentuk geometri sederhana sebagai pokok gubahan bentuk. Penggunaan warna dan material menyesuaikan tema modern, dengan meminimalkan banyaknya warna pada dinding bangunan dan material yang digunakan juga tidak terlalu banyak.

1 copy - Copy 5 copy   8 copy 7 copy 6 copy4 copy

Namun ketika akan mulai pembangunan , diluar dugaan terjadi diskusi yang mengarah ke bentuk atau gaya rumah tropis mediteran. Bapak dan Ibu Herry juga berubah pikiran untuk mengubah bentuk denah sekalian. Sehingga saya membuat alternatif denah lagi untuk desain yang kedua.

Sedangkan untuk fasad bangunan, saya menggunakan unsur-unsur tropis, dengan memberikan atap dengan kemiringan 35′ dan tritisan sehingga air hujan bisa langsung jatuh ke tanah dan sekaligus melindungi dinding serta kusen dari air hujan. Material dinding saya mencoba menggunakan granit pada bagian depan dinding lantai 2, dengan penutup kisi-kisi alumunium serat kayu. Sedangkan untuk bagian lain pada lantai 2 menggunakan cat dinding biasa.

25 copy30 copy

Desain untuk lantai 1 saya gunakan batu palimanan untuk ruangan kamar tidur depan bagian utara. Sedangkan pada bagian depan sebagai shading sinar matahari, saya membuat dak beton memanjang untuk melindungi bukaan dinding lantai 1 dari terpaan sinar matahari dan hujan.

Material untuk kusen saya menggunakan alumunium. Begitu juga untuk daun jendela. Sedangkan untuk daun pintu saya gunakan material kayu solid berupa jati. Hal ini saya maksudkan sebagai perpaduan antara desain tropis mediteran dengan modern.

24 copy

Pada bagian pagar, saya buat pagar dengan dinding bata kombinasi besi hollo. Lapisan dinding pagar saya berikan batu tempel palimanan. Sedangkan untuk daun pintu pagar menggunakan jajaran papan kayu solid dengan rangkan besi sistem geser. Hal ini dimaksudkan untuk penghematan tempat/halaman. Pada bagian depan pagar terdapat sedikit ruang untuk ditanami vegetasi.

33 copy  31 copy 30 copy

Untuk interior, Ibu Heny (istri Bapak Herry) yang memegang peranan lebih banyak. Beliau menginginkan interior yang sesuai dengan fasad, menggunakan material-material kayu yang sama dengan fasad bangunan.

Pada ruang keluarga, saya tempatkan tv cabinet yang backdropnya memanjang hingga plafond, dan menerus sejajar dengan plafond. Dinding pada bagian belakang tv cabinet saya buat dengan motif semen aci cor beton. Kemudian pada bagian plafond, saya tempatkan hidden light (Led TL) yang menerus sepanjang tepi plafond yang berbatasan dengan dinding. Hal ini selain digunakan untuk mempercantik pertemuan dinding-plafond, juga mengurangi adanya list plafond yang mempunyai karakter klasik.

29 copy

Pada ruang tamu saya hanya menempatkan sedikit furniture seperti kursi sofa simpel, dengan dekorasi berupa lukisan dan jam dinding yang unik. Sedangkan pada pojok ruangan saya tempatkan standing lamp.

27 copy 28 copy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s