Arsitek Jogja : Tugu dan Taman Kota Klaten


Selain mendesain bangunan rumah dan interiornya, saya juga terkadang ikut membantu desain ataupun 3d visualisasi dari teman sesama arsitek ataupun kontraktor.

Sekitar bulan Juni tahun 2013 kemarin, saya membantu teman saya Rainard Arditya Buana dan Doni Aviantara untuk mendesain beberapa spot area publik di Klaten. Spot tersebut berada di tiga wilayah; Tugu Batas Kota, Pedan, Delanggu dan Juwiring. Pada masing-masing area tersebut terdapat spot-spot yang harus didesain, meliputi taman, pedestrian, hingga halaman masjid.

Tugu Batas Kota

Untuk area tugu ini, pemerintah kota klaten hanya merubah tampilan finishing saja. Beberapa ornamen dihilangkan diganti dengan ornamen baru. Begitu juga dengan finishing, ada beberapa perubahan finishing dari awalnya cat diganti dengan batu alam, dsb. Taman area sekitar tugu juga diperbarui agar terlihat lebih terata.

040720134843

040720134821

1 copy

2 copy

3 copy

Beringin Pasar

Pohon beringin yang berada di dekat pasar ini dikelilingi oleh kios2 non permanen untuk warung dsb. Sedangkan posisi beringin berada mepet dengan badan jalan sehingga membahayakan pengunjung warung apabila jalan ramai kendaraan. Solusi yang diambil adalah membersihkan area sekeliling beringin dari bangunan dan diganti dengan pagar dan taman sehingga terlihat bersih dan aman.

16

13

12

10

4a copy

2a copy

Taman Depan Polres Pedan

Taman yang berada di tikungan depan Polres Pedan ini berhadapan dengan patung Monumen Perjuangan Pedan. Dalam pelaksanaannya, taman dan monumen didesain menjadi lebih baik. Pada taman ditambahkan lampu-lampu taman dan penataan vegetasi yang lebih menonjolkan estetika.

    7

8

3a copy

1a copy

4a copy

9a copy

2a copy

Monumen Pedan

Monumen yang berhadapan dengan Polres Pedan ini tidak terawat, ditambah posisinya yang lebih rendah dari jalan raya. Kondisi eksisting pagar monumen digunakan untuk menjemur pakaian warga sekitar. Dalam desainnya, monumen diperbarui untuk finishingnya. Patung dicat dengan warna tembaga (untuk menghemat karena tembaga asli sangat mahal) serta pengecatan bangunan monumen. Untuk pagar diganti dengan pagar rantai, sehingga terkesan lebih ‘welcome’. Sedangkan area disamping monumen dibuatkan public space untuk warga yang ingin menikmati suasana sore di area monumen.

1

3

4

5a copy

6a copy

7a copy

Satu pemikiran pada “Arsitek Jogja : Tugu dan Taman Kota Klaten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s