Cari

Bondan P Architect

Arsitek-Desainer Interior-Kontraktor Bangunan-Furniture-Fotografi-Musik-Yogyakarta

Mr. Denny House – Depok Jawa Barat


7 copy

Pak Denny, yang bekerja di Bank UOB Jakarta, adalah klien desain arsitektur saya kali ini. Beberapa bulan yang lalu, beliau menghubungi saya untuk meminta saya membuatkan desain rumahnya yang berlokasi di Depok Jawa Barat.

Lokasi lahan yang akan dibangun berada pada area kosong dengan posisi hook. Untuk bagian depan atau pintu utama, adalah bagian dari sisi memanjang site. Luasan yang diinginkan Pak Denny adalah sekitar 300m2 yang terdiri lebih dari 1 lantai.

Konsep untuk layout denah yang saya buat adalah mengoptimalkan ruang terbuka pada bagiansamping dan depan. Untuk bagian belakang saya membuat ruang terbuka yang dapat difungsikan sebagai taman ataupun kolam.

Denah Lantai 1copy
Denah Lt.1 Sketsa Awal
Denah web 1
Denah Lt.1 Fix

Pada lantai 1 bangunan rumah ini hanya terdiri dari satu ruang tidur. Sedangkan ruang yang lain adalah ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan dan dapur, serta garasi. Untuk ruang tamu dibuat sedikit tertutup tidak berhubungan langsung dengan ruang keluarga karena Pak Denny membutuhkan lebih banyak privasi. Untuk ruang makan dan dapur menjadi satu area yang langsung berbatasan dengan ruang luar bagian belakang bangunan sehingga pencahayaan, penghawaan dan view terhadap ruang tersebut dapat terpenuhi.

Untuk ruang keluarga, saya tempatkan di bagian depan yang berbatasan dengan ruang tamu. Ruang keluarga ini juga saya tempatkan berbatasan langsung dengan ruang luar bagian depan, sehingga udara dan cahaya dapat masuk secara optimal lewat bukaan yang dapat dilihat di fasad bangunan.

Sementara untuk ruang servis seperti ruang tidur pembantu dan ruang cuci saya tempatkan di bagian belakang dengan akses langsung ke garasi. Hal ini agar tidak mengganggu aktivitas dan sirkulasi ruang utama lantai 1.

Denah Lantai 2 copy
Denah Lt.2 Sketsa Awal
Denah Web 2
Denah Lt.2 Fix

Pada lantai dua rumah ini lebih fokus digunakan untuk ruang privat yang terdiri dari dua ruang tidur anak dan ruang belajar. Masing-masing kamar tidur saya lengkapi dengan kamar mandi dalam dan di lantai ini tidak ada kamar mandi luar karena aktivitas lebih banyak didalam kamar dan pengguna ruang hanya yang memakai kamar di lantai ini.

Ruang belajar berbatasan langsung dengan balkon yang menghadap halaman belakang, sehingga suplai udara dan cahaya sangat optimal. Untuk kelancaran aliran udara, saya buat void disamping ruang belajar sehingga aliran udara dapat langsung masuk turun ke lantai satu.

Denah Lantai 3 copy
Denah Lt.3 Sketsa
Denah Web 3
Denah Lt.3 Fix

Lantai tiga atau lantai paling atas merupakan lantai pemilik rumah, dimana seluruh ruangan lantai ini hanya digunakan sebagai ruang tidur utama, ruang kerja dan ruang santai berupa balkon. Balkon ada dua, satu yang terintegrasi dengan ruang tidur, sedangkan satunya lagi menghadap depan yang dapat diakses dari ruang tengah.

 

9 copy

Fasad rumah ini banyak menggunakan unsur natural berupa kayu. Saya memang senang bangunan rumah dengan nuansa natural meskipun masuk ke dalam gaya modern. Perpaduan antara kusen alumunium, air kolam, serta lapisan kayu dalam fasad merupakan ciri khas yang ingin saya bangun dalam desain saya, terutama bangunan rumah tinggal.

8 copy

Dalam desain fasad rumah tinggal ini saya juga bereksperimen dengan warna cat monokrom keluarga warna hitam dan putih. Penggunaan batu alam serta acian tanpa cat juga dengan warna senada dengan dinding lainnya.

3 copy

Secara umum, bangunan ini merupakan bangunan modern. Untuk bahan material kusen saya menggunakan alumunium, sedangkan untuk daun pintu dan jendela menggunakan kayu solid (beberapa kombinasi dengan kaca). Finishingnya pun tidak banyak warna mencolok, namun menggunakan wanra putih duco semprot atau melamin semprot pada pintu utama.

2 copy 1 copy

Mr. Suratman’s House – Kalasan Klaten (Jilid 2)


Beberapa waktu yang lalu saya dihubungi oleh Mas Suratman, yang pernah memberikan tugas kepada saya untuk merenovasi rumah beliau yang berada di Kalasan Sleman. Waktu itu pekerjaan renovasi hanya penambahan ruang dan perubahan fisik bagian fasad rumahnya saja. Untuk artikel lengkap tentang renovasi yang sebelumnya bisa dilihat di sini.

Untuk renovasi yang kedua ini, mas Ratman menghendaki rumahnya menjadi dua lantai, karena putra putrinya sudah besar, sehingga membutuhkan kamar sendiri, juga untuk ruang kerja.

Dari keinginan tersebut, saya membuat denah rumah (berdasarkan denah eksisting) seperti berikut :

Denah Web 1

Pada lantai satu rumah ini, hanya terdapat satu kamar tidur seperti denah eksisting. Ruang Teras cukup kecil karena lahan terpakai untuk carport yang berisi dua mobil. Sedangkan ruang kerja yang ada sebelumnya diubah menjadi ruang tamu. Begitu juga ruang tamu diubah menjadi Ruang Keluarga yang mempunyai view ke arah depan dengan adanya dua jendela full ceiling. Dapur berada pada sisi kanan rumah, memanjang dengan ujung berupa kamar tidur pembantu.

Yang menarik dalam denah ini adalah bentuk site yang menyudut, sehingga beberapa ruangan mempunyai sudut yang tidak siku. Seperti pada area ruang makan, sehingga bentuk tangga pun mengikuti sudut dinding yang kurang dari 90′.

Denah Web 2

Sedangkan untuk lantai dua rumah ini, terdiri dari dua kamar tidur anak, kamar tidur utama, ruang kerja, serta ruang keluarga (ruang belajar). Pada bagian samping yang tepat diatas ruang tidur pembantu dan dapur, saya buat menjadi ruang jemur dan green roof yang bisa dipakai bersantai di sore hari.

10 copy

Untuk fasad bangunan, mas Ratman menginginkan bangunan rumah yang modern. Arsitektur modern dan perpaduan unsur alam (batu/kayu) yang sering saya gunakan menjadi ketertarikan Mas Ratman untuk model rumahnya. Beberapa contoh yang diperlihatkan kepada saya menjadi acuan dalam membuat desain fasad rumahnya.

Lantai satu saya gunakan beberapa material alam seperti batu andesit dan kayu papan. Batu alam saya taruh pada bagian pagar, yang memanjang dari ujung timur rumah sampai bagian pagar melengkung ke arah utara. Untuk pagar dan pintu carport saya gunakan besi holo.

9 copy

Pada fasad rumah lantai dua, saya menggunakan atap miring ‘panggang pe’, dengan bahan metal zincalum. Lapisan bawah alias plafond nempel kemiringan atap dengan bahan kayu papan serat jati. Untuk bagian timur menggunakan atap dak beton. Sehingga proporsi bangunan terlihat dinamis tidak monoton. Bentuk jendela pada ruang tidur anak saya buat tipikal mirro, dengan satu sisi bukaan jendela tinggi, dan sebelahnya jendela standar. Bahan kusen pada semua rencana pintu jendela menggunakan alumunium.

Pada balkon lantai dua kamar tidur utama, saya pasang pagar pengaman dengan bahan stainless dan kaca tempered. Sedang untuk menghindari tampias, saya lebihkan atap dak ke depan, serta saya tambahan pot beton memanjang di depan balkon untuk mereduksi air hujan yang masuk.

Mr. Herry Pradonggo House – Yogyakarta


Bapak Herry Pradonggo, adalah nama dari pemberi tugas saya kali ini. Beliau menghubungi saya untuk mendesain ulang rumah yang baru beliau beli di Perumahan Banteng Jalan Kaliurang Sleman Yogyakarta. Rekan saya sesama arsitek di Rancang Bangun Parama segera mensurvey lapangan dan mengumpulkan data-data tentang rumah eksisting Bapak Herry yang akan direnovasi. Berikut foto-foto bangunan rumah eksisting :

020420146927 020420146928 020420146911 020420146923

Sebenarnya untuk kondisi fisik rumah eksisting dari rumah Bapak Herry ini masih sangat bagus. Hanya saja Pak Herry menginginkan bentuk bangunan yang berbeda dengan yang ada. Sehingga saya membuat beberapa perubahan untuk denah dan fasad bangunannya.

Denah Lt.1 awal fix

Denah Alternatif pertama ini, saya menggunakan pola sesuai dari denah eksisting rumah. Yaitu pada lantai 1 terdiri dari 4 kamar tidur yang masing-masing harus mempunyai akses udara. Untuk itu saya tempatkan masing-masing kamar tidur di bagian tepi bangunan sehingga memungkinkan adanya bukaan berupa jendela untuk masuknya cahaya dan udara.

Ruangan lain standar seperti rumah tinggal pada umunya, hanya pada bagian belakang saya tempatkan tangga untuk naik ke lantai 2.

Denah Lt.2 awal fix

Lantai 2 hanya berisi ruang service, termasuk kamar tidur pembantu. Pemisahan ini hanya terbatas pada letak lantai, namun untuk area sirkulasi masih menyatu dengan area pemilik rumah dikarenakan posisi tangga yang hanya memungkinkan dibuat satu buah.

Fasad menggunakan tema modern, dimana saya hanya menggunakan bentuk geometri sederhana sebagai pokok gubahan bentuk. Penggunaan warna dan material menyesuaikan tema modern, dengan meminimalkan banyaknya warna pada dinding bangunan dan material yang digunakan juga tidak terlalu banyak.

1 copy - Copy 5 copy   8 copy 7 copy 6 copy4 copy

Namun ketika akan mulai pembangunan , diluar dugaan terjadi diskusi yang mengarah ke bentuk atau gaya rumah tropis mediteran. Bapak dan Ibu Herry juga berubah pikiran untuk mengubah bentuk denah sekalian. Sehingga saya membuat alternatif denah lagi untuk desain yang kedua.

Sedangkan untuk fasad bangunan, saya menggunakan unsur-unsur tropis, dengan memberikan atap dengan kemiringan 35′ dan tritisan sehingga air hujan bisa langsung jatuh ke tanah dan sekaligus melindungi dinding serta kusen dari air hujan. Material dinding saya mencoba menggunakan granit pada bagian depan dinding lantai 2, dengan penutup kisi-kisi alumunium serat kayu. Sedangkan untuk bagian lain pada lantai 2 menggunakan cat dinding biasa.

25 copy30 copy

Desain untuk lantai 1 saya gunakan batu palimanan untuk ruangan kamar tidur depan bagian utara. Sedangkan pada bagian depan sebagai shading sinar matahari, saya membuat dak beton memanjang untuk melindungi bukaan dinding lantai 1 dari terpaan sinar matahari dan hujan.

Material untuk kusen saya menggunakan alumunium. Begitu juga untuk daun jendela. Sedangkan untuk daun pintu saya gunakan material kayu solid berupa jati. Hal ini saya maksudkan sebagai perpaduan antara desain tropis mediteran dengan modern.

24 copy

Pada bagian pagar, saya buat pagar dengan dinding bata kombinasi besi hollo. Lapisan dinding pagar saya berikan batu tempel palimanan. Sedangkan untuk daun pintu pagar menggunakan jajaran papan kayu solid dengan rangkan besi sistem geser. Hal ini dimaksudkan untuk penghematan tempat/halaman. Pada bagian depan pagar terdapat sedikit ruang untuk ditanami vegetasi.

33 copy  31 copy 30 copy

Untuk interior, Ibu Heny (istri Bapak Herry) yang memegang peranan lebih banyak. Beliau menginginkan interior yang sesuai dengan fasad, menggunakan material-material kayu yang sama dengan fasad bangunan.

Pada ruang keluarga, saya tempatkan tv cabinet yang backdropnya memanjang hingga plafond, dan menerus sejajar dengan plafond. Dinding pada bagian belakang tv cabinet saya buat dengan motif semen aci cor beton. Kemudian pada bagian plafond, saya tempatkan hidden light (Led TL) yang menerus sepanjang tepi plafond yang berbatasan dengan dinding. Hal ini selain digunakan untuk mempercantik pertemuan dinding-plafond, juga mengurangi adanya list plafond yang mempunyai karakter klasik.

29 copy

Pada ruang tamu saya hanya menempatkan sedikit furniture seperti kursi sofa simpel, dengan dekorasi berupa lukisan dan jam dinding yang unik. Sedangkan pada pojok ruangan saya tempatkan standing lamp.

27 copy 28 copy

Mr. Simon’s House – Paingan Sleman


Lokasi rumah ini berada di daerah Paingan, Sleman, Yogyakarta. Saat tulisan ini dibuat, rumah ini dalam tahap pembangunan.

Pemilik yaitu Bapak Simon Supriyadi. Beliau mempunyai sebidang tanah lahan untuk dibangun yang sudah berupa pekarangan. Lokasi dari rumah ini sangat strategis, berada di sebelah utara Cassa Grande Regency, Ring Road Utara Yogyakarta.

Site menghadap arah selatan, dimana seberang lahan masih berupa sawah padi. Begitu pula di bagian belakang rumah, masih berupa hamparan sawah padi. View ke arah utara cukup menawan dengan pemandangan gunung Merapi.

Denah Fix Lt copy

Bapak Simon beserta istri beliau menginginkan bangunan yang mempunyai lahan luas di bagian belakang. Hal ini dikarenakan beliau sering mengadakan kegiatan yang bersifat luar ruangan beserta keluarga. Pada lantai 1 saya membuat carport dan garasi di bagian sisi kiri bangunan, yang mempunyai akses langsung ke dapur. Garasi dimaksudkan juga sebagai pintu kedua selain pintu utama.

Pada bagian tengah saya buat Ruang Tamu yang langsung menyatu dengan Ruang Keluarga dan Ruang Makan. Pak Simon menghendaki ruangan yang terbuka lebar karena beliau adalah pribadi yang welcome terhadap tamu sehingga tidak ada batasan antara ruang publik (r.tamu) dengan ruang-ruang di dalamnya.

Ada satu ruangan khusus yang diinginkan oleh pak Simon yaitu Ruang Musik (Piano). Ruangan ini saya tempatkan pada area samping tangga ke lantai 2. Dimaksudkan agar ruangan musik dapat menyatu dengan ruang keluarga dimana kegiatan yang terjadi diantara ruang tersebut adalah kegiatan yang bersifat publik dan santai.

Kamar tidur hanya ada satu yang saya tempatkan di bagian depan, karena dimaksudkan sebagai ruang tidur tamu.

Denah Fix Lt 2 copy

Pada lantai 2, terdapat dua ruang tidur. Ruang tidur Utama dan Ruang Tidur Anak, karena Pak SImon dan istri hanya mempunyai satu orang putra. Yang menjadi fokus di lantai 2 ini adalah adanya ruang terbuka pada Kamar Mandi. Selain itu juga adanya ruang baca belajar pada bagian belakang.

10 copy9 copy

Fasad depan rumah bapak Simon saya buat dengan gaya minimalis modern. Penggunaan bentuk-bentuk geometris sederhana menjadi garis besar desain ini. Saya mengkombinasikan bentuk sederhana tersebut dengan material alam berupa batu alam dan kayu.

13 copy14 copy

Pada fasad belakang saya juga banyak menggunakan material batu alam. Untuk lantai dua, saya buat balkon yang terlindung yang dapat digunakan penghuni rumah untuk bersantai. Pada dinding yang berada di bagian barat rumah, saya meberikan bukaan berbentuk salib, yang akan memberikan nuansa cahaya yang masuk ke dalam ruangan.

15 copy

Gambar diatas sebagai alternatif warna rumah yang diinginkan Bapak Simon.

16 copy 18 copy

Gambar diatas merupakan desain interior untuk kamar yang berada di lantai 2. Sesuai dengan tema bangunan minimalis, interior saya buat dengan sesimple mungkin. Namun saya gunakan juga unsur kayu sebagai backdrop tempat tidur.

19 copy

Pada bagian dekat pintu (belakang), saya tempatkan almari tanam dengan ketinggian sampai hampir ke plafond. Hal ini untuk menghemat space. Pada pintunya saya berikan kaca cermin sehingga bisa membuat ruangan terasa lebih luas, selain dapat digunakan untuk berias.

20copy

Pada ruang piano, unsur kayu sangat kental. Saya tempatkan papan kayu berjajar setinggi bordes tangga. Jajaran kayu tersebut mengelilingi ruangan piano seolah-olah melingkupi nada yang keluar dari piano. Pada bagian plafond pun saya buat motif tekawood pada drop-ceillingnya. Pada area tangga saya gunakan pembatas dari kaca tempered, dengan tiang stainless.

21copy 22copy

Area ruang tamu menggunakan motif-motif kayu natural. Pada dindingnya saya menggunakan tekstur acian kasar/beton. Ini untuk menghilangkan kesan monoton warna yang ada pada ruangan tersebut.

23copy

Sedangkan untuk dapur, saya menempatkan rak pada bagian bawah membentuk huruf L, sedangkan untuk rak atas hanya sebatas pada dinding yang berbatasan dengan garasi.

Perumahan di Jakarta


1 copy_5

Saya jarang sekali menerima pekerjaan desain untuk perumahan. Dapat dikatakan tidak lebih dari 5 kali untuk pekerjaan desain perumahan. Namun beberapa waktu yang lalu, sekitar bulan Oktober 2014 saya dihubungi untuk membuat prototype perumahan yang berlokasi di Jakarta. Perumahan ini lahan per kaplingnya berbeda-beda, namun saya hanya membuat satu prototype saja. Berikut denah yang saya buat, yaitu type 60 :

Denah JPEG Upload

 

Untuk desain fasad, saya memilih gaya modern tropis. Dimana banyak bukaan untuk cahaya dan udara. Bentuk atap saya buat miring hanya ke satu sisi saja. Penggunaan batu alam pada sisi dinding dapur sebagai aksen bangunan mdoern tropis.

Kolom pada teras juga sederhana dengan bentuk limas terporong, dengan finishing plester kamprot. Sebagai bangunan modern, material seperti alumunium dan kaca saya masukkan dalam kusen pintu dan jendela. Kesan simple saya wujudkan dengan warna pintu dan daun jendela yang putih (finishing duco semprot) juga tidak adanya kanopi-kanopi yang terlalu ramai.

2 copy_7

Desain interior dari rumah ini juga saya buat berkesan modern sederhana. Penggunaan material-material kaca dan stainless menjadi point penting dalam desain ini. Wallpaper saya tempelkan pada dinding ruang tamu untuk memecahkan kebekuan. Warna-warna bersih monokrom menjadi tema dalam desain interior rumah ini.

6a 5a

Selain dengan desain fasad diatas, saya juga membuat desain fasad yang lain, hanya berbeda pada bentuk atap yang miring ke depan dan ke belakang. Pada bagian bawah tidak ada perbedaan sama sekali. Atap dibuat demikian adalah untuk meminimalisir adanya talang pada bagian samping. Sehingga air hujan akan mengalir ke depan dan ke belakang dan akan langsung jatuh ke tanah halaman.

4 copy_8 3 copy_10

Berikut adalah salah satu desain untuk type yang lain. Desain ini saya buat lebih minimalis lagi tanpa adanya kolom pada area teras.

8 copy_27 copy_5

Rancang Bangun Parama – Langkah Berikutnya Dalam Ber-arsitektur


Selama ini saya menjalankan usaha di bidang arsitektur sudah beberapa kali mengalami perubahan konsep. Pertama kali terjun dalam bidang arsitektur mandiri, saya bekerjasama dengan 3 orang teman saya dengan profesi yang sama. Tak lama kemudian, kami memutuskan untuk bergerak sendiri-sendiri. Saya bergerak sendiri dengan menjalanakan beberapa project seperti Rumah Bapak Budi Gunung Mulia, Rumah Bapak Isdaryanto, Desain Fasad Kedai Digigtal Yogyakarta, Desain Perumahan di Kendari, Desain Interior Ibu Indra Sukirno di Jakarta, dan banyak lagi desain yang saya kerjakan sendiri. Sedangkan untuk pelaksanaannya pun saya handle sendiri mulai dari desain, RAB, hingga pembelian material bangunan dan tenaga tukang.

100_0480a
Mr. Budi Gunung Mulia House – Sleman

 

Mr. Isdaryanto's House
Mr. Isdarmanto House – Yogyakarta

 

102_0118
Kedai Digital Yogyakarta

 

Fasad
Perumahan Di Kendari

 

New 1 copy copy
Mrs. Indra Sukirno House – Jakarta

 

Pada tahun 2009, saya beberapa kali menghandle pekerjaan dengan mengajak teman saya yaitu Bela Mudayana (teman mulai dari SMA, kuliah, hingga kerja), terutama untuk pekerjaan interior. Hingga suatu ketika saya mengajak dua teman yang lain yang bergerak dalam bidang maket bangunan yaitu Dedek Eka Tribowo dan Wira Aji Surya (keduanya juga teman kuliah) untuk membentuk suatu studio desain bernama CruZIndo Artwork. Cruzindo mengerjakan beberapa proyek yang cukup banyak seperti Rumah Ibu Sutarti di Yogyakarta, Rumah Bapak Arif di Yogyakarta, Rumah Bapak Erick di Tasikmalaya, Perumahan Griya Tawar Asri Wonosari Gunungkidul, dan banyak lagi. Juga mengerjakan beberapa proyek maket yang ownernya berasal dari luar kota semua.

5a
Mrs. Sutarti House – Yogyakarta

 

1 copy
Mr. Arif House – Yogyakarta

 

Mr. Erick's Residences
Mr. Erick House – Tasikmalaya

 

view 1
Griya Tawar Asri Wonosari – Gunung Kidul DIY

 

Namun CruZIndo pun akhirnya harus berpisah karena beberapa sebab. Rekan saya Bela Mudayana akhirnya bergerak dalam bidang interior dengan nama Desain Arsitek Jogja. Rekan saya Dedek Eka Tribowo bergerak sendiri dengan nama Desain Rumah Idaman, dan saat ini sudah membuat CV sendiri dalam bidang desain arsitektur. Sedangkan rekan saya Wira Aji Surya, pindah ke Palembang dan menjalankan bidang konstruksi di kota tersebut.

Saya dalam menjalankan studi s2 bertemu dengan teman yang juga berprofesi sama, yaitu Rainard Arditya Buana. Beberapa kali kami mengerjakan pekerjaan arsitektural seperti Desain Waroeng BNI di Lembah UGM, Desain Tugu dan Taman Kota Klaten, dan Mr. Rory House Di Prambanan Jawa Tengah. Kemudian akhirnya kami putuskan untuk membuat badan usaha berupa CV yang kami beri nama CV. RANCANG BANGUN PARAMA.

9a copy
Waroeng BNI – Lembah UGM

 

1 copy
Tugu dan Taman Kota Klaten – Jawa Tengah

 

IMG-20141121-WA0005
Mr. Rory House – Prambanan Jawa Tengah

 

Saat tulisan ini dibuat, CV kami sedang mengerjakan dua pembangunan fisik rumah tinggal yang berada di Yogyakarta, yaitu desain kediaman bapak Herry Pradonggo yang berlokasi di Banteng Jalan Kaliurang Yogya dan kediaman bapak Simon Supriyadi di daerah Paingan Sleman.

25 copy
Mr. Hery Pradonggo House – Banteng Jalan Kaliurang Sleman DIY

 

Mrs. Irawati House – Yogyakarta


1 copy

Bu Irawati menghubungi saya sekitar setengah tahun yang lalu. Beliau baru membeli rumah di Awana Residence, Jalan MT Haryono Yogyakarta. Komplek Townhouse ini termasuk kelas tinggi, karena lokasi yang berada di dalam kota, dekat dengan pusat kota Yogyakarta.

Bu Irawati menginginkan rumahnya yang masih kosong, yang nantinya akan ditempati oleh putrinya, didesainkan interiornya. Kemudian saya berkunjung ke rumah beliau dan mensurvey untuk mencatat keperlua-keperluan sekaligus mengukur ulang ruangan-ruangan yang akan didesain. Berikut foto-foto rumah Bu Irawati.

20131228_11225120131228_11283220131228_11284120131228_11293820131228_120201

Untuk denah rumahnya :

Denah JPEG Lt.1

Lantai 1 terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, kamar pembantu dan kamar mandi pembantu. Eksisting kitchen berada di tengah ruang keluarga. Bu Irawati menginginkan dipindah ke area depan yang berbatasan dengan carport.

Denah JPEG Lt.2

Pada lantai 2 terdapat 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi. Salah satu kamar mandi merupakan kamar mandi dalam yang berada di area kamar tidur utama.

Bu Andi menginginkan interior yang simple, dengan meminimalisir ornamen yang terlalu ramai. Untuk desain awal saya membuat ruang tamu dengan sofa 3 seat, dinding belakang sofa dilapisi wallpaper untuk aksennya. Lukisan saya letakka di belakang sofa dan dinding samping yang berbatasan dengan tangga. Lukisan dinding samping tidak dicantelkan ke dinding, namun hanya diletakkan diatas ambalan yang ditautkan ke dinding. Plafon saya buat drop ceiling pada bagian tengah dengan finishing melamin warna kayu.

5 copy4 copy

Untuk ruang duduk/ruang keluarga, saya menempatkan sofa 3 seat yang menempel pada dinding yang berbatasan dengan kamar mandi bawah tangga. Diatasnya saya letakkan 2 lukisan dengan penerangan lampu spot warna kuning.

2 copy

Untuk area TV, saya letakkan TV cabinet yang simple, dengan ambalan yang berada diatasnya menempel pada dinding dengan bahan kayu lapis dan kaca finishing melamin kayu.

1 copy

Area dapur yang dipindah mepet dengan dinding carport, saya desain meja kitchen tanpa rak atas. Bahan kayu lapis dengan finishing duco. Kulkas diletakkan disamping tv cabinet, dengan dilingkupi almari/rak atas untuk menyimpan barang. Diatas kompor tanam diletakkan exhaust untuk menyerap asap dan udara panas karena seluruh ruangan ini memakai AC.

3 copy

Setelah berdiskusi, ada beberapa perubahan yang Ibu Irawati inginkan. Kemudian saya mengajak rekan saya Bela Mudayana untuk membantu desain interior ini.

Ruang tamu dihilangkan unsur wallpapernya sehingga terlihat lebih simpel.

ruang tamu 1 copy

Ruang keluarga, sofa dikurangi seatnya menjadi 2 seat. Dengan tambahan meja kecil untuk meletakkan majalah atau cangkir minuman. Pada dinding belakang TV Cabinet dipasang wallpaper sebagai aksen. Bentuk ambalan atas tv cabinet juga dirubah mempertimbangkan kekuatan strukturnya.

ruang keluarga 1 copy

Dapur dibuat lebih simpel, dengan hanya menempatkan rak bawah yang beebahan kayu lapis finish duco. Dalam kitchen set bawah ini terdapat rak-rak tanam stainless steel, dengan bagian samping yang berdekatan dengan pintu menjadi rak sepatu dan sandal. Untuk meja makan cukup satu lajur dengan topping kayu lapis finish duco, dengan penyangga berupa stainless. Dalam konsepnya, meja ini bisa dilipat ke samping menempel dinding.

kitchen set view3 copy

Pada ruang area bawah tangga dibuat almari tanam berbentuk segitiga untuk menyimpan barang.

ruang keluarga 2 copyruang keluarga 3 copyalmari bawah tangga view3 copy

Area dinding pada tangga diberi lapisan wallpaper untuk aksen agar tidak terkesan sepi.

koridor_c5 copy

Bagian selasar area lantai 2 diletakkan credenza warna putih serta pada bagian ujung, yang berbatasan dengan pintu kamar mandi pada bagian kanannya, dibuat almari untuk menyimpan pakaian2 terutama perlengkapan mandi.

almari lorong lantai 2 view3 copy

Untuk ruang tidur utama di atas, dibuat simpel dengan meletakkan backdrop berupa kayu lapis yang diberi finishing melamin. Pada tengah backdrop diletakkan lukisan.

masterbedroom_c2 copy

Sedangkan almari untuk kamar utama dibuat full sampai ke plafond dengan kursi rias berupa poof kecil yang dapat dimasukkan ke bawah meja rias.

masterbedroom_c1 copy

 

Untuk kamar lainnya di lantai 2, Ibu Irawati tidak menginginkan adanya meja paten. Meja yang di buat adalah meja lipat yang dapat digunakan sebagai meja laptop. Apabila tidak digunakan, dapat dilipat mepet ke dinding. Almari dibagi mejadi 3 bagian, untuk bagian pinggir adalah rak terbuka.

bedroom1_c2 copybedroom2_c3 copy

Berikut foto-foto pada waktu pengerjaan dan sesudah jadi :

IMG-20140716-WA0002 IMG-20140716-WA0005 IMG-20140716-WA0006 IMG-20140716-WA0007 IMG-20140716-WA0008 IMG-20140716-WA0009 IMG-20140716-WA0010 IMG-20140716-WA0011 IMG-20140716-WA0012 IMG-20140716-WA0013 IMG-20140825-WA0006 IMG-20140825-WA0007 IMG-20140828-WA0008 IMG-20140828-WA0012 IMG-20140828-WA0013 IMG-20140828-WA0014 IMG-20140828-WA0015 IMG-20140828-WA0016 IMG-20140828-WA0017 IMG-20140828-WA0020 IMG-20140828-WA0021

IMG-20141222-WA0012 IMG-20141222-WA0013 IMG-20141222-WA0014 IMG-20141222-WA0015 IMG-20141222-WA0016 IMG-20141222-WA0017 IMG-20141222-WA0018 IMG-20141222-WA0019 IMG-20141222-WA0020 IMG-20141222-WA0021

Mr. Daniel House – Klaten Jawa Tengah


21 copyBeberapa bulan yang lalu, Mas Daniel menghubungi saya untuk menanyakan perencanaan renovasi rumah yang beliau tempati. Kebetulan Mas Daniel satu almamater dengan saya, juga lulusan teknik sipil. Rumah Mas Daniel yang beralamatkan di Klaten Jawa Tengah adalah rumah baru dengan site memanjang ke belakang.

IMG_20141127_104900

Rumah Mas Daniel terdiri dari dua lantai, dengan lebar depan 8 meter. Terdapat carport dan halaman pada bagian depan. Finishing rumah belum selesai, menunggu desain yang saya buat untuk menyempurnakan bentuknya.

IMG_20141127_104910IMG_20141127_104905IMG_20141127_105104

Pada bagian belakang terdapat halaman belakang yang terbuka. Batas belakang adalah tembok tetangga yang menjulang tinggi karena bangunan terdiri dari dua lantai.

IMG_20140919_002847

Bagian interior rumah Mas Daniel juga belum selesai dalam hal finishing. Kami ditugasi untuk mendesain interiornya juga. Lantai 1 terdiri dari garasi, ruang tamu, ruang duduk, dapur, ruang tidur, dan kamar mandi. Sedangkan di lantai 2 terdapat tiga kamar tidur dan kamar mandi. Dua kamar tidur pada bagian depan dan belakang mempunyai balkon yang menghadap halaman. Balkon eksisting berbentuk lengkung setengah telur, begitu juga dak atap yang berfungsi sebagai talang.

IMG_20141127_104916 IMG_20141127_104921 IMG_20141127_104925 IMG_20141127_104930 IMG_20141127_104935 IMG_20141127_104941 IMG_20141127_104950 IMG_20141127_105053

Mas Daniel menginginkan perubahan bentuk desain fasad rumahnya. Saya melakukan perombakan pada bagian depan dengan merubah bentuk awal yang sedikit klasik mediteran menjadi modern. Bentuk talang dan balkon yang melengkung saya ubah menjadi lurus. Pada bagian bawah bentuk kusen dan daun menjadi lebih minimalis. Kusen menggunakan alumunium sedangkan untuk daun pintu dan jendela tetap menggunakan kayu.

21 copy

Plafond balkon saya menggunakan kayu papan untuk menambah kesan hangat dan natural. Railing balkon menggunakan bahan stainless steel dengan topping balok kayu finishing melamin. Pada dinding lantai 2 yang menjorok ke dalam, saya berikan finishing berupa kayu papan yang disusun horizontal. Tanaman sulur ditaruh sepanjang balkon. Pada bagian carport saya membuat atap dengan cor beton di separuh atap, dan separuhnya lagi dengan rangka kayu pelapis atap berupa kaca atau polycarbonat. Alas carport saya gunakan grassblock agar air cucian mobil dan bekas air hujan dapat meresap ke dalam tanah.

Untuk interior, pada area tangga, saya memberikan railling yang menerus sampai ke plafond dengan bahan stainless steel. Kemudian untuk mencegah putri mas daniel yang masih kecil bermain dan terjatuh, saya tambahkan papan kayu untuk penghalang yang sekaligus dapat digunakan sebagai pegangan. Topping anak tangga saya lapisi dengan kayu finishing melamin. Ruang segitiga bawah tangga saya tempatkan almari untuk menyimpan barang-barang. Di bawah area tangga yang lebih tinggi saya tempatkan kulkas dan rak pendek. Sedangkan untuk dinding tangga, saya gunakan wallpaper untuk aksentuasi ditambah dengan beberapa lukisan dengan sorotan lampu spot.

7 copy

Area ruang makan yang bersebelahan dengan ruang tangga dibuat terbuka, disamping taman kering kecil yang dindingnya dilapisi dengan batu alam andesit. Lampu gantung dipasang ditengah-tengah meja makan. Area dapur yang berada tepat disebelahnya dibuat terbuka sehingga akses dapat terbuka lebar. Bahan kitchen set menggunakan kayu lapis (multipleks) dengan finishing HPL. Lantai dapur menggunakan parquet untuk membedakan area tersebut dengan area lain.

8 copy9 copy

Area Ruang Keluarga menggunakan ruang garasi pada bangunan eksisting. Pintu garasi ditutup diganti dengan satu pintu biasa dengan deretan jendela sebagai akses masuknya cahaya dan udara. Backdrop belakang TV menggunakan kayu lapis dengan motif acak finishing melamin. Furniture TV Cabinet dipasang menempel pada dinding dengan sistem bracket dan menggunakan bahan kayu lapis finishing duco. TV diletakkan menempel pada dinding, berhadapan dengan sofa 3 seat plus meja berbentuk oval dengan bahan kayu solid rangka stainless. Lantai Ruang Keluarga menggunakan parquet dilengkapi karpet.

10 copy

Untuk area Ruang Tidur, almari full plafond saya letakkan pada sisi yang berhadapan dengan teras belakang. Berbahan kayu lapis dan finishing duco putih, saya buat pintu geser dengan lapisan cermin sehingga ruang terasa lebih luas. Pada bagian atas terdapat rak-rak tertutup untuk menyimpan barang-barang kamar. TV Cabinet diletakkan berhadapan dengan bed set berbahan kayu lapis finishing duco putih. Backdrop tv cabinet menggunakan lapisan kayu lapis seperti pada Ruang Keluarga.

11 copy

Pada sisi yang menghadap halaman belakang, saya membuat bukaan berupa pintu geser yang menyatu dengan jendela full plafond. Kusen menggunakan aluminium, sedangkan daun menggunakan kayu solid. Saya menambahkan kamar mandi pada pojok ruangan dengan mengambil lahan halaman belakang.

13 copy15 copy

Ruang Tamu menggunakan lantai parquet. Dinding sebelah dalam menggunakan wallpaper dengan motif yang sama dengan area tangga. Saya meletakkan sofa set dengan meja berbahan kaca bening dengan rangka stainless. Sofa set berupa single seat dan double seat yang diatur membentuk letter L. Warna sofa menggunakan warna sedikit gelap untuk memberikan aksen pada ruang. Hal ini dipadukan dengan motif dinding yang dilengkapi dengan ambalan tempel yang berhadapan dengan sofa.

19 copy18 copy

Pada halaman belakang, bangunan kecil yang memanjang sampai batas belakang lahan, saya ubah menjadi tempat duduk-duduk santai. Halaman terbuka ditanami rumput gajah mini, dengan beberapa vegetasi kecil berupa palm. Lantai kamar tidur bagian luar saya menggunakan papan kayu yang ditata secara sejajar.

16 copy14 copy17 copy

Mr. Rusmin House (Interior) – Jakarta


Pada bulan Januari 2014 yang lalu, saya dihubungi oleh Bapak Rusmin yang menginginkan rumah barunya sekalian didesainkan untuk interiornya. Kemudian saya meminta beliau untuk mengirimkan data-data berupa denah rumah, ketinggian lantai 2, dan bukaan-bukaan pada bangunan fisiknya. Kondisi rumah pada saat itu sudah hampir jadi, sehingga perencanaan interiornya segera diselesaikan agar dapat selesai secepatnya. Berikut denah rumahnya yang sudah ada (diberikan oleh Pak Rusmin kepada saya, dengan desainer lain) :   Denah Lt 1Denah Lt 2 Sedangkan untuk tampilan fasad, Pak Rusmin menghendaki desain yang menunjukkan image islami, dengan elemen-elemen dan ornamen yang mencirikan bangunan timur tengah. Bentuk yang melengkung dan lancip pada bagian atas dengan proporsi yang khas, serta ornamen dinding dengan ukiran-ukiran. Berikut tampilan 3D fasad bangunannya : Rusmin 1a (rev.7) Rusmin 1e Rusmin 1f Rusmin 1a Pada area ruang tamu, saya meletakkan unsur kayu berwarna cerah pada dinding samping untuk membentuk aksen. Sedangkan pada sisi-sisi lainnya menggunakan warna monokrom cerah. Untuk lantai ruang tamu memang sudah dibuat levelling lebih tinggi, saya menggunakan lapisan parquet untuk memberi kesan hangat diantara kesan dinding-dindingnya yang putih. Penggunaan material sofa juga menggunakan warna cerah dengan bahan kain (bukan vinyl). Meja tamu dibuat dengan kombinasi warna kayu dengan warna putih duco. 1 copy Untuk dinding sebelah depan yang berhadapan dengan sofa ruang tamu, saya menempatkan TV berserta cabinet dengan warna cerah juga yaitu putih dengan sedikit aksen warna kayu pada bagian samping. Pada bagian belakang saya menempelkan wallpaper untuk memberi aksen pada dinding agar warna TV Cabinet tidak tenggelam dalam warna dinding. 8 copy6 copy5 copy7 copy Pada area samping tangga yang bersebelahan dengan area dapur, saya buat menjadi kolam kecil sebagai penyejuk ruangan. Area yang berbatasan dengan dinding saya sisakan space untuk tanaman agar cahaya matahari dari jendela besar bawah tangga tidak langsung masuk secara bebas ke dalam ruangan. 3 copy Area dapur yang berbatasan dengan kolam kecil, tidak terdapat pembatas diantaranya. Kitchen set dirancang model full sampai ke plafond pada salah satu sisinya, dengan finishing serat kayu berbahan HPL. Pada salah satu sisinya terdapat minibar dengan dua kursi. Dapur   Terjadi beberapa perubahan design dari Pak Rusmin, mencakup warna, tekstur dan beberapa elemen kecil dari plafond dan dinding. Pak Rusmin tidak menginginkan adanya TV Cabinet berada di area ruang tamu, sehingga saya ganti dengan Credenza pendek bernuansa kayu coklat tua (finishing melamin semprot). Sehingga tampilannya menjadi seperti dibawah ini : R. Tamu b Untuk area ruang tamu dengan area tangga dibatasi dengan tirai tinggi yang menjuntai sampai plafond. Hal ini untuk menjaga privasi pemilik rumah ketika naik-turun tangga. Ruang Makan b Permainan wallpaper dan plafond dibuat dengan beberapa tektur yang berbeda. Plafond menggunakan sistem dropceiling untuk menempatkan hidden lamp sepanjang sisi keliling ruangan. Meja kursi dan credenza pendek di area makan bernuansa serat kayu cerah (warna kayu muda). Ruang Makan Ruang Tamu b Ruang Tamu c Ruang Tamu Ruang tidur dibuat dengan full wallpaper pada setiap permukaan dindingnya. Sedangkan aksen lain yang digunakan adalah warna kayu coklat tua, yang dipadukan dengan corak kain tekstur pada bed. Ruang Tidur 1 Ruang Tidur 2 Ruang TIdur 34 copy

Mr. Rory House – Prambanan Jawa Tengah


IMG-20141121-WA0007

Mas Rory, begitu panggilan nama dari klien saya yang masih muda, bekerja di Pertamina, dan tinggal di sebelah timur kawasan Candi Prambanan Jawa Tengah. Mas Rory menghubungi saya untuk mendesain ulang (redesain)/renovasi rumah tinggalnya yang ditempati beliau beserta ibunda.

Langkah awal pertama yang saya lakukan adalah mendapatkan data-data eksisting rumah Mas Rory dengan bantuan rekan tim saya di CV Rancang Bangun Parama yaitu Mas Rainard. Setelah data-data awal berupa denah eksisting, fasad eksisting dan ditambah dengan kebutuhan ruang dari Mas Rory dan keluarganya, saya membuat grid untuk digunakan sebagai acuan pembuatan denah baru berdasarkan denah lama.

301120136248

Rumah eksisting dari Mas Rory ini merupakan rumah satu lantai dengan model atap kampung. Bagian depan sangat mepet dengan jalan, hanya berjarak sekitar 1 meter. Pada sisi sebelah utara langsung berdempetan dengan tetangga, sedangkan pada bagian selatan berada pada tepi jalan kampung, yang berseberangan dengan masjid.

301120136251

Bagian depan rumah eksisting secara sekilas terbagi menjadi dua area, yaitu area tamu dan garasi. Bagian utara merupakan bangunan baru yang dibangun setelah gempa Jogja 2006, sehingga sudah mempunyai struktur rangka beton bertulang. Namun atap kedua bagian tersebut terlihat tidak menyatu, dengan kemiringan yang berbeda.

301120136250301120136244301120136243

Seperti terlihat pada gambar diatas, terdapat perbedaan ketinggian lantai eksisting, dengan perbedaan ketinggian hanya 5 cm. Hal ini kurang efisien dalam pengaturannya, sehingga perlu ditata ulang mengenai ketinggian lantai.

301120136242

Sebagian rumah Mas Rory eksisting tidak menggunakan struktur rangka ruang beton, hanya menggunakan batu bata sebagai bearing wall. Pada bagian barat terdapat struktur beton namun dengan grid yang acak. Hal ini membuat perencanaan struktur mengalami sedikit hambatan karena tidak ingin banyak struktur lama yang terbuang.

301120136241301120136240

Sedangkan pada bagian timur, yang merupakan bagian belakang rumah, masih terdapat sisa lahan yang cukup luas. Halaman belakang ini berhadapan langsung dengan dapur eksisting yang berada di sebelah utaranya.

301120136235301120136236301120136237301120136238301120136239

Setelah berdiskusi dengan Mas Rory, dibuatlah denah dengan sedikit “menggempur” beberapa struktur lama yang sudah ada. Pemanfaatan ruang terbuka dibagi menjadi dua, yaitu halaman dalam dan halaman luar (menjadi carport) yang keduanya berada pada sebelah timur lahan.

Denah JPEG

Pada bagian depan, dinding dipertahankan meskipun hanya berjarak 1 meter dari jalan. Hal ini berdasarkan permintaan dari mas Rory yang menginginkan luasan bangunan dalam menjadi besar dengan berbagai kebutuhan ruang yang ada didalamnya.

Terdapat tiga kamar tidur di dalam rumah ini. Area ruang tamu langsung menerus ke belakang secara terbuka dan terhubung langsung dengan area ruang keluarga dan dapur. Pada sisi kanan kiri ruang tamu saya letakkan ruang tidur (ruang tidur bagian utara terdapat kamar mandi dalam).

Pada sisi sebelah utara dari ruang keluarga, saya membuat bukaan kaca mati dengan ketinggian frame mencapai plafond.

3 copy

Fasad rumah Mas Rory tidak terlalu banyak perubahan dengan bentuk dan modelnya. Terbagi menjadi 3 bidang, dimana untuk aksen, bidang tengah yang merupaka ruang tamu, saya buat lebih tinggi atapnya daripada dua bidang yang masing-masing merupakan ruang tidur. Jendela-jendela yang tinggi memungkinkan cahaya untuk bisa masuk ke ruangan secara maksimal.

Pada bidang bagian utara, saya menggunakan batu alam full sampai ke atap, untuk membuat aksen sehingga dua bidang kanan kiri terlihat berbeda. Sedangkan untuk bagian tengah, saya menggunakan susunan batu andesit berukuran tipis panjang sampai plafond.

Untuk carport belakang, saya membuat lubang-lubang kecil memanjang ke atas pada bagian samping pintu gerbang. Hal ini untuk membuat view lebih lapang selain juga membantu ketika pintu gerbang terjadi masalah. Aksen lubang tersebut sejajar dengan model pintu gerbang yang menggunakan papan kayu finishing melamin dengan rangka besi hollow tebal.

Alas carport menggunakan grassblock, dimana pada lubang-lubangnya ditanami rumput gajah mini sehingga air dapat masuk dan meresap. Dinding ruang tamu yang berbatasan dengan carport diberi lapisan batu alam kuning untuk kesatuan dengan fasad depan.

4 copy 5 copy 6a copy

Pada bagian interior, gaya yang digunakan adalah gaya modern. Furniture yang saya tempatkan adalah furniture dengan bentuk-bentuk geometris sederhana. Untuk ruang keluarga hanya menggunakan satu set sofa 3 seat yang menghadap TV Cabinet. TV Cabinet diletakkan pada sisi dinding yang berbatasan dengan halaman dalam. Warna putih dan warna kayu mendominasi seluruh ruangan dalam rumah ini.

8 copy11 copy9 copy10 copy

Pengerjaan fisik rumah ini diserahkan kepada kami. Sebagai pimpinan pelaksanaan yaitu rekan tim saya Mas Rainard Arditya Buana. Selama pelaksanaan terdapat beberapa perubahan baik pada desain maupun struktur konstruksinya.

280220146741250220146703240320146867 240320146868 240320146869040420146932040420146933 040420146934250320146875260320146886110420146977 110420146979 120420146985 120420146986 150420147023 160420147047220420147084220420147083010520147164020520147166050520147203050520147204090520147229090520147230090520147231080520147218090520147232090520147233140520147248280420147154

Hasil dari pembangunan tersebut dapat dilihat pada foto-foto berikut ini :

IMG-20141121-WA0005IMG-20141121-WA0003IMG-20141121-WA0007IMG-20141121-WA0004  IMG-20141121-WA0006

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Baskerville Theme.

Atas ↑

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 279 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: